2017, Ombudsman Terima 80 Pengaduan Pelayanan Publik

0
Pensiunan Kepala Ombudsman, Taufik Yassak
Pensiunan Kepala Ombudsman, Taufik Yassak
SERUJAMBI.COM, Jambi –Ombudsman Jambi menerima lebih dari 80 pengaduan terkait pelayanan publik di Provinsi Jambi sepanjang tahun 2017.
Kepala Ombudsman Jambi, Taufik Yasak, mengatakan bahwa dari 80 lebih laporan itu, di dominasi oleh pelayanan publik di Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kepolisian. “Mayoritas dari BPN dan kepolisian,” kata Taufik Yasak, di Jambi (4/9).
Dikatakannya, dari laporan yang masuk itu. Rata-rata keluhan masyarakat terkait pelayanan yang berlarut. Di  Kepolisian, kata dia, umumnya terjadi pada penanganan kasus. “Yang dikeluhkan umumnya penanganan kasus, yang harusnya 14 hari sudah P21, ternyata belum dan itu bukan hanya di kota, tapi umum terjadi hingga ke level Polres,” kata Taufik.
Sedangkan di BPN, dari sisi standar pelayanan publik, umumnya sudah bagus. “Tapi oknum. Moralitas dan mentalitas oknumnya yang belum. Dari rata-rata laporan yang masuk adalah ribetnya urusan administrasi,” ungkap dia.
Laporan ini, kata Taufik, sudah disampaikannya pusat maupun instansi yang bersangkutan agar diminimalisir. “Kami juga menghimbau ke masyarakay. Jika menemukan ini, laporkan ke kita. Akan kita bantu menyelesaikan,” janji dia.
Sementara, di instansi tingkat Pemprov Jambi. Rata-rata kata dia, di dominasi oleh instansi yang berhubungan dengan kebutuhan dasar. Salah satunya, perizinan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan. “Jangankan pelayanan. Standar pelayanannya saja belum terpenuhi dengan maksimal,” kata Taufik.
Dan ini, kata Taufik, merupakan temuan ombudsman yang terjadi berulang dari tahun ke tahun. “Ini kasusnya berlanjut. Kita sudah minta ke Kepala Daerah untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi tetap terjadi berulang. Jadi kita heran, apakah kepala daerah kita ini benar-benar serius atau tidak,” pungkasnya.(clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: