99 Persen Bawang Luar Daerah

0
Kebutuhan bawang merah di Kabupaten Sarolangun 99 persen masih dipasok dari luar daerah. Amuis/Seru Jambi
SERUJAMBI.COM, Sarolangun – Sampai saat ini pasokan kebutuhan bawang merah di Kabupaten Sarolangun 99 persen masih dipasok dari luar daerah. Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun, Joko Susilo, mengatakan, bahwa memang sekarang ini kebutuhan akan bawang merah untuk kabupaten sarolangun masih sepenuhnya didatangkan dari luar. “Belum ada petani kita yang mengupayakan bertanam bawang merah dalam sekala luas,” sebutnya.
Kata Joko, ketergantungan dengan daerah lain tidak bisa dihindari. “Produksi bawang merah lokal, paling banyak 1 persen dari kebutuhan yang ada,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, menurut Joko, sudah seharusnya petani yang ada di Sarolangun menggalakkan bertanam bawang merah. Sebab, secara ekonomis masih sangat menjanjikan. “Liat saja harga di pasar tidak pernah anjlok, sebab pasokan kurang,” paparnya lagi.
Terkait ini, salah satu Penyuluh Pertanian Kabupaten Sarolangun, Johan Iswadi, mengakui jika di lapangan saat masih sedikit sekali petani yang membudidayakan tanaman bawang merah.
“Banyak kendala yang membuat petani kita masih sedikit mengembangkan komoditi ini, diantaranya produksinya memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam berusaha tani, ditambah lagi biaya produksinya tinggi, lebih mahal dati bertanam cabe. Namun secara perlahan tetap kita dorong,” ujarnya singkat.(uis/usa)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: