Ada Bekas Bacokan Pada Mayat di PT BWP

0
Ilustrasi bacok
Ilustrasi. Foto: Istimewa

SAROLANGUN – Kepolisian Resort Sarolangun kembali berhasil mengungkap kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian. Sebelumnya Sarolangun sempat dihebohkan pemberitaan terkait Penemuan mayat pada hari Selasa tanggal 8 Agustus 2017 lalu, sekira pukul 11.45 wib, 4 (empat) orang karyawan PT. BWP Meruap Kabupaten Sarolangun sedang melaksanakan pengelasan pipa saluran minyak di areal M.38, saat itu karyawan Perusahaan mencium bau menyengat (busuk).

Selanjutnya kariawan BWP Meruap langsung melakukan pencarian asal dari bau tersebut. Dan sekira dua puluh meter dari tempat para kariawan BWP bekerja, tepatnya di semak belukar yang ada di pinggir jalan (simpang) M.38. Para saksi menemukan sosok mayat tergeletak dalam kondisi sudah rusak (membusuk), selanjutnya para saksi melaporkan penemuan mayat tersebut ke pimpinan perusahaan yang selanjutnya diteruskan ke pihak Kepolisian.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, melaui Kasat Reskrim AKP George A Pakke. Seketika mendapat laporan adanya Penemuan Mayat LP/A- 65/VIII/2017/JMB/RES SRL tanggal 8 Agustus 2017, Sat Reskrim Polres Sarolangun bersama personil Polsek Kota Sarolangun langsung menuju TKP untuk melaksanakan Olah TKP.

Dari hasil olah TKP dan setelah dilakukan penyelidikan, Sat Reskrim Polres Sarolangun memperoleh sejumlah petunjuk terkait penemuan mayat pada hari Selasa tanggal 8 Agustus 2017 tersebut. Dan diperoleh bukti permulaan yang cukup bahwa dari penemuan mayat diduga korban Pembunuhan atau Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

“Setelah kita selidiki, diketahui bahwa korban berinisial To, Ucap AKP. George A. Pakke kepada Sejumlah Wartawan Minggu (13/8).

Dari hasil penyelidikan disertai sejumlah petunjuk dan barang bukti, kepolisianpun mulai menemukan titik terang terkait dugaan pelaku pembunuhan tersebut, yang diketahui berInisial HA (28), Laki Laki,warga Desa Pulau Pinang Rt.02 Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun.

Pada malam selasa 8 Agustus 2017, Kepolisian Resor Sarolangun melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku, dan pada hari Sabtu tanggal 12 Agustus 2017 Sat Reskrim Polres Sarolangun didampingi pers Polsek Pauh berhasil melakukan penangkapan terhadap HA di Desa Sepintun Kecamatan Pauh.

“Setelah diinterogasi HA mengakui perbuatannya dan selanjutnya Pelaku langsung diamankan di Mapolres Sarolangun untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut, adapun barang bukti yg sudah diamankan 1 Unit mobil truk jenis Colt Diesel warna kuning Nopol BH 8046 SI yang digunakan pelaku untuk membuang korban ,” Jelasnya AKP George A. Pakke.

“Hasil penyelidikan sementara, pelakunya Tunggal dan Dugaan Motif Pelaku yakni Berawal dari permasalahan utang piutang, karena Hutang piutang tak kunjung selesai sehingga pelaku gelap mata membacok korban hingga tewas,” ungkap Kasat.

Kini pelaku diancam dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan Ancaman 15 Tahun penjara atau pasal 351 (3) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan Kematian dengan ancaman 7 Tahun Penjara.(frs/mui)

Loading Facebook Comments ...
loading...