Bakal Calon Rektor Unsyiah Mulai Mendaftar

0
Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh. Foto: Istimewa
SERUACEH.COM, Banda Aceh – Dr dr Syahrul SpS (K) merupakan orang pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh yang mulai dibuka pada Jumat (10/11).

Syahrul yang didampingi tim suksesnya menyerahkan berkas persyaratan yang diterima oleh Sekretaris Panitian Pemilihan Calon Rektor, Dr Sofia SSi, MSc dan anggotanya Prof Dr Mustanir MSc di Biro Rektor.

Pendaftaran bakal calon rektor tersebut dijadwalkan sampai tanggal 22 Nopember 2017. Apabila sampai tanggal tersebut calonnya masih dua orang, maka diperpanjang dua hari sampai calonnya empat orang.

Bila tidak mencukupi empat orang, maka senat menunjuk bakal calon lainnya yang memenuhi persyaratan dan kemudian pada 28 Nopember keempat balon tersebut ditetapkan menjadi calon rektor.

Kemudian pada 5 Desember, keempat nama tersebut ditetapkan menjadi tiga calon tetap, selanjutnya dikirim ke Kementrian Pendidikan Tinggi untuk menentukan rekam jejak calon.

Kemudian rapat senat pemilihan yang dijadwalkan antara tanggal 8 hingga 22 Januari 2018. Hari “H” pemilihan tergantung jadwal Menteri.

Bakal calon rektor lainnya yang akan mendaftar dan menjadi saingan kuat Syahrul adalah incambent Prof Dr Syamsul Rizal.

Syahrul mengaku pihaknya sudah memenuhi 15 syarat yang ditentukan panitia. Dari syarat-syarat tersebut yang paling penting adalah program kerja apabila menjadi rektor.

Ketika ditanya program pokoknya, Syahrul yang pernah menjadi dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah dua periode itu menyatakan, untuk mempimpin universitas sekelas Unsyiah harus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota.

“Saya sudah sampaikan kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf apabila saya terpilih nanti, Unsyiah akan bekerjasama dengan Pemerintah Aceh. Dan Gubernur sangat mendukung,” katanya.

Dikatakan, dengan sinergisitas ini peran Unsyiah untuk membangun daerah sangat besar, sehingga lembaga penelitian di Unsyiah ditingkatkan lagi.

Selanjutnya program lain, Syahrul menyebutkan, dirinya menginginkan Unsyiah menjadi universitas berkelas dunia, sehingga bisa menghasilkan sumber daya manusia handal.

“Kalu saya terpilih menjadi rektor, maka dalam usia 58 tahun, Unsyiah agar menjadi universitas terkenal dan hebat di masa mendatang, baik untuk tingkat Indonesia, ASeAN maupun dunia,” katanya.

Kemudian aspek pendidikan, menurut dia, percepatan, pemerataan dan peningkatan kualitas SDM perlu segera dilakukan pembenahan secara sistematis dan progresif untuk seluruh program studi yang berjumlah 131 program.

Dikatakan, Unsyiah saat ini menghadapi problema SDM yang tidak disadari. Pada usianya 58 tahun, jumlah guru besar 48 orang, doktor (S3) 486 orang dari total 1.502 dosen untuk melaksanakan proses pendidikan sebanyak 25 ribu mahasiswa.

Dalam kondisi itu, kondisi SDM Unsyiah masih rendah, sehingga perlu pemerataan guru besar dan doktor di setiap prodi, sehingga perguruan tinggi yang menjadi “jantung hati” rakyat Aceh bisa berkembang, katanya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: