Bintan Pertahankan Program Seragam Sekolah Gratis

0
Ilustrasi siswa-siswi sekolah. Foto: Istimewa
SERUBATAM.COM, Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan akan mempertahankan program bantuan seragam sekolah gratis untuk meringankan beban keluarga pelajar.

Bupati Bintan Apri Sujadi di Bintan, Jumat (27/10), mengatakan seragam sekolah baru yang diberikan pemerintah itu dapat digunakan saat tahun ajaran baru.

“Itu (seragam sekolah gratis) hak masyarakat, hak pelajar mendapat bantuan tersebut. Mereka pasti bahagia, dapat mengurangi beban keluarga,” ujarnya saat menyerahkan seragam sekolah secara simbolis kepada pelajar SMPN 1 dan SDN 003 Kecamatan Bintan Timur.

Apri menegaskan pemerintah tidak memiliki alasan untuk tidak melanjutkan program itu pada tahun mendatang. Program tersebut bagian terpenting dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Program itu pula dapat memacu semangat pelajar untuk bersekolah. Dengan program itu diharapkan tidak lagi pelajar putus sekolah.

Pemerintah berkewajiban meningkatkan kualitas pelajar dan sekolah sehingga diharapkan dapat melahirkan “generasi emas” yang siap membangun Bintan.

Untuk membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas disebutnya bukan hal yang mudah, karena harus direncanakan secara matang dan dilaksanakan secara maksimal.

“Kewajiban pemerintah mendistribusikan ‘kebahagiaan’ kepada masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia,” ujarnya.

Apri mengemukakan pengadaan seragam sekolah menggunakan anggaran daerah tahun 2017. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk mengadakan 33.250 seragam sekolah yang terdiri dari baju OSIS, baju batik, baju Pramuka, baju olahraga, baju kurung, topi, dasi, tas sekolah dan juga sepatu sekolah lengkap dengan kaos kakinya.

“Seragam sekolah dibagikan sejak pekan lalu kepada 6.650 orang siswa SD dan SMP, Madrasah Ibtidaiyah dan juga Madrasah Tsanawiyah se Kabupaten Bintan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bintan Thamsir mengemukakan pembagian seragam sekolah itu dilakukan masing-masing sekolah. Pihak sekolah bertanggung jawab dalam proses pendistribusian seragam sekolah tersebut.

“Jangan sampai ada yang tidak kebagian. Kami juga meminta agar dalam pengambilan baju seragam sekolah hendaknya murid dapat didampingi orang tua atau wali murid. Baju itu harus dicoba terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, Slamet Riady (40), ayah dari Suci Ramadani, siswa Kelas VII E SMPN I Bintan Timur mengaku bahagia mendapatkan perlengkapan seragam sekolah gratis tersebut.

Ia mengatakan program seragam sekolah gratis berdampak positif karena dapat hemat biaya pengeluaran sekitar Rp1 juta. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...