BPBD Lebak Keluarkan Peringatan Kewaspadaan Bencana Alam

0
Alat pendeteksi tsunami. Foto: Istimewa
SERUNESIA.COM, Lebak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten mengeluarkan peringatan kewaspadaan bencana alam di 28 kecamatan sehubungan memasuki musim penghujan di daerah itu.

“Kami mengingatkan warga mewaspadai bencana longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Jumat (6/10).

Peringatan kewaspadaan bencana alam tersebut sudah disampaikan kepada relawan kecamatan dan desa karena memasuki musim hujan, katanya. Biasanya, cuaca memasuki musim hujan akan diawali hujan deras,angin kencang juga sambaran petir, katanya.

Peningkatan kewaspadaan bencana alam karena wilayah Kabupaten Lebak dipetakan sebagai daerah rawan longsor, pergerakan tanah,banjir, angin kencang dan sambaran petir. Karena itu, peringatan kewaspadaan bencana alam tersebut untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa. “Kami minta warga tetap meningkatkan kewaspadaan sehubungan cuaca di daerah itu cukup tidak bersahabat,” katanya menjelaskan.

Ia menyebutkan potensi bencana alam di Kabupaten Lebak itu tersebar di 28 kecamatan diantaranya Kecamatan Gedong, Cibeber, Cipanas, Muncang, Cirinten, Gunungkencana, dan Sobang. Begitu juga Kecamatan Cilograng, Bayah, Muncang, Cibadak, Bojongmanik, Cimarga, Rangkasbitung, Leuwidamar, dan Cihara.

Sebab, di daerah itu kerap kali terjadi pergerakan tanah karena belum lama ini di Kecamatan Banjarsari dan Gunungkencana.

Akibat pergerakan tanah itu dipastikan puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat. “Kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam itu dapat meningkatkan waspada saat hujan berlangsung,” katanya.

Kaprawi menjelaskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang memperkirakan selama sepekan kedepan curah hujan meningkat. Saat ini, wilayah Kabupaten Lebak merupakan langganan longsor karena selain terdapat DAS juga topografi perbukitan dan pegunungan. “Kami saat ini tetap berkoordinasi dengan TNI, Polri, PMI, Dinkes, kecamatan, dan desa untuk mengatasi longsor itu,” katanya.

Camat Rangkasbitung Ade Sutiana mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk tersebut sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Saat ini, cuaca di Lebak hampir setiap sore dilanda hujan deras disertai angin kencang. “Kami sudah menyebarkan surat imbauan kepada aparat kelurahan dan desa,” katanya.

Sementara itu, sukarelawan tangguh Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Hendi mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan tim evakuasi guna membantu warga yang tertimpa musibah, baik banjir maupun tanah longsor. Tim evakuasi itu agar tidak menimbulkan korban banyak akibat bencana alam. “Kami sudah siap melayani masyarakat saat terjadi bencana alam,” katanya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: