Bupati Ajak Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

0
Bupati Lebak Iti Octavia. Foto: Istimewa
SERUSERANG.COM, Lebak – Bupati Lebak Iti Octavia mengajak masyarakat di daerah itu tidak membuang sampah sembarangan karena bisa manjadikan kota kumuh dan semraut. “Kita berharap sebagai warga Lebak memiliki tanggung jawab dengan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Iti Octavia di Lebak, Minggu.

Pemerintah daerah sudah melakukan imbauan kepada masyarakat luas agar tidak membuang sampah sembarangan tempat karena bisa menimbulkan kekumuhan dan kesemrautan. Selain itu juga menimbulkan bau tak sedap jika sampah itu berserakan.

Kekumuhan dan kesemrautan itu tentu sangat merugikan daerah, sehingga masyarakat harus memiliki tanggung jawab dengan tidak buang sampah sembarangan.

Saat ini, kata dia, banyak ditemukan masyarakat buang sampah sembarangan tempat, seperti di jalan, selokan, taman, daerah aliran sungai,permukiman penduduk,ranca lintah dan lainnya. Padahal, pemerintah daerah sudah menyediakan tempat pembuangan sampah, diantaranya tempat pembuangan akhir (TPA) maupun tong-tong sampah.

Masyarakat Kabupaten Lebak kedepan membuang sampah pada tempatnya itu. “Kami berharap warga agar menjaga kebersihan kota, apalagi ajaran Islam kebersihan itu adalah bagian iman,” katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah bekerja keras agar Rangkasbitung menjadikan kota aman, asri, hijau, indah dan bersih sehingga akan berdampak terhadap pengunjung dari luar daerah hingga luar negeri.

Bahkan, mereka para pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Lebak pada hari Jumat melakukan kebersihan. Sebab, kebersihan itu akan mendatangkan pengunjung dari luar daerah, apalagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) Rangkasbitung-Jakarta.

Selain itu juga pemerintah daerah melakukan penataan taman-taman, kawasan penghijauan hingga revitalisasi wisata Ranca Lintah. “Kami optimistis jika Rangkasbitung menjadi kota indah, asri, hijau, aman dan bersih akan membawa kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan dan Kebersihan Kabupaten Lebak Nana Sunjana mengatakan masyarakat dapat menjaga pelestarian Sungai Ciujung dengan tidak membuang sampah sembarangan. Saat ini, kondisi Sungai Ciujung kiriman air dari kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan hutan adat Badui mengalami penurunan debit air.

Meskipun beberapa hari terakhir curah hujan, tetapi intensitasnya ringan dan berlangsung rata-rata satu jam, sehingga apabila banyak sampah dan limbah maka akan menimbulkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem, dan menganggu kesehatan masyarakat, dan ikan. Selama ini, perilaku buruk masyarakat masih ditemukan membuang sampah dan limbah sembarangan ke Sungai Ciujung.

Pemerintah daerah sudah memasang papan peringatan tentang larangan membuang sampah ke sungai. Pemasangan ini guna meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga dan melestarikan Sungai Ciujung.

Namun, warga tidak mengindahkan larangan tersebut dan banyak sampah berserakan di aliran Sungai Ciujung. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai,” katanya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: