Bupati Kerinci Wajibkan Guru Ikut Jalan Sehat, Proses Belajar Mengajar Terganggu

0
Bupati Kerinci Adi Rozal. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Kerinci – Demi acara jalan sehat dalam rangka HUT PGRI ke-72, Jumat (24/11/2017), proses belajar mengajar (PBM) seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kerinci jadi terganggu.
Ada sumber menyebut bahwa seluruh guru SD-SMP, wajib hadir pada acara jalan sehat tersebut. Dan ini adalah perintah Bupati Kerinci, Adirozal. Acara ini dipusatkan di Tebat Ijuk, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci.
Terganggunya proses belajar mengajar tersebut, memunculkan beragam tanggapan dari warga Kerinci. Rata-rata menyayangkan kebijakan Bupati Kerinci Adirozal yang mewajibkan seluruh guru SD-SMP ikut jalan sehat.
Salah seorang guru di Kecamatan Keliling Danau yang minta namanya dirahasiakan menyebut, seharusnya kegiatan jalan sehat yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci ini, tidak mewajibkan seluruh guru yang ada di Kabupaten Kerinci turut hadir. Sebab, jika guru harus hadir di jalan sehat, maka otomatis ia akan berhalangan di sekolah.
“Mestinya kan cukup perwakilan saja dari sekolah, jadi proses belajar mengajar tidak terganggu dan diliburkan,” sampainya, kepada Seru Jambi, Jumat (24/11/2017).
Ia mencurigai acara jalan sehat itu sengaja dilakukan demi pencitraan. “Ini ada unsur pencitraan Bupati, kan mau maju pada Pilkada Kerinci 2018 nanti,” tambahnya.
Dia menambahkan, dengan adanya kata “wajib” tersebut, sehingga guru tidak bisa berbuat apa-apa. Malah, pihak sekolah terpaksa meliburkan baik itu siswa SD maupun SMP se-Kabupaten Kerinci.
“Mau tidak mau kita harus ikut, sudah wajib katanya, terpaksa kegiatan jalan sehat. Semua siswa kita liburkan,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci, Amri Swarta, membantah meliburkan sekolah dalam rangka gerak jalan sehat PGRI di Kabupaten Kerinci.
“Sekolah tidak ada diliburkan untuk jalan santai ini,  karena undangan hanya 3 orang perwakilan dari satu sekolah,” singkatnya.(rzi)
Loading Facebook Comments ...
loading...