Dewan Soal Kinerja Disperindag Kota, Munculnya 20 Pasar Ilegal di Kota Jambi

0
Ilustrasi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi kecewa dengan perencanaan pengembangan pasar yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi.
Hal ini dikarenakan banyaknya pasar ilegal yang bermunculan di Kota Jambi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Sutiono, mengatakan seharusnya dalam membangun pasar, Disperindag memperhatikan embrio pasar yang berpeluang mendongkrak penerimaan daerah.
“Ya tentu kita kecewa. Ini menandakan perencanaan Disperindag tidak jalan. Dan terbukti, banyaknya pasar ilegal yang bermunculan,” kata Sutiono.
Harusnya, menurut dia, Disperindag, RT, lurah maupun camat mengawasi kemunculan pasar-pasar ilegal ini. Apalagi, kesemuanya itu merupakan perpanjangan tangan pemerintah. “Harusnya ini diawasi, dibina dan disinergikan dan perencanaan pemerintah,” ujarnya.
Ia juga menyoal sejumlah pasar yang dibangun pemerintah, namun belum difungsikan secara optimal, bahkan cenderung kurang diminati warga. “Makanya, sebelum bangun itu dikaji dulu. Dilihat disegala sisi,” ujar dia lagi.
Ia sendiri mendorong, kawasan yang berpotensi untuk dibangun pasar ini di kelola oleh pemerintah. “Tindak lanjuti ini, tangkap peluang. Kalau mungkin, beli tanahnya. Kami selaku dewan akan sangat mendukung,” pungkas dia.
Sebelumnya, Doni Triadi, kepada sejumlah awak media mengatakan, bahwa saat ini ada 20 pasar ilegal yang ada di Kota Jambi. 20 pasar ini, kata dia, jelas tidak memberikan distribusi layanan jasa usaha ke Pemkot Jambi.
“Ada 20 pasar ilegal, sementara yang legal baru 22 pasar,” ungkap dia.
Ia juga menyebut bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan menertibkan pasar ilegal ini. “Akan kita tertibkan, lagi kita koordinasikan dengan Satpol PP,” pungkasnya.(clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: