Diding Divonis Bebas Oleh Mahkamah Agung

0
Ilustrasi penjara
Ilustrasi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi – Mahkamah Agung RI mengabulkan permohonan kasasi, Didin alias Diding, dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Diterimanya permohonan ini tertuang dalam putusan MA tingkat kasasi yang diketuai majelis hakim Artidjo Alkostar.
Hal tersebut disampaikan Humas Pengadilan Negri (PN) Jambi, Makaroda Hafad. Pihaknya telah menerima petikan putusan tersebut pada Rabu (27/12/2017). Dalam putusan tersebut dijelaskan, hakim MA memenangkan terdakwa Didin. Putusan tersebut dibacakan oleh majelis hakim yakni pada senin (11/12/2017) lalu di Mahkamah Agung.
“Petikan Putusan Pasal 226 KUHAP nomor 2187 KIPid.Sus/2017,” ungkap Humas PN Makaroda Hafad saat ditemui di ruangannya.
Disampaikan Makaroda, saat membacakan putusan Hakim MA tersebut mengatakan, terdakwa TPPU tersebut tidak terbukti seperti yang disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum. “Menyatakan terdakwa Didin tidak terbukti secara sah dan meyakinkan,” sampainya.
Humas PN Jambi tersebut, mengatakan, Hakim MA tersebut sebelumnya tidak menerima kasasi yang di ajukan oleh JPU selaku pihak kedua dalam kasasi tersebut. “Sebelumnya MA menolak kasasi penutut umum pengadilan negeri Jambi” kata dia.
Atas dikabulkannya Kasasi terdakwa tersebut, pihaknya akan segera melakukan pengembalian semua aset yang dilakukan penyitaan oleh Jaksa saat itu. Beberapa harta tersebut, yakni, kebun sawit, rumah, tanah losong, emas serta harta benda lainnya.
“Memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan,memulihkan hak terdakwa dalam harkat dan martabat, serta batang-barang bukti,” terangnya.
Makaroda menegaskan, atas putusan tersebut pihaknya telah memberikan hasil putusan tersebut ke pihak Diding dan Jaksa Penuntut Umum, Serta segera membebaskan terdakwa dari dalam lapas kelas II A Kota Jambi.
Diketahui, Didin alias Diding, terdakwa kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi 5 tahun dan 6 bulan penjara. Majelis hakim juga menetapkan barang bukti yang telah disita dari Diding.
Seperti motor Scoopy, kebun, mesin penghancur dan penggiling karet, uang tunai Rp 25 juta, lahan dan tanah, bedeng 10 pintu, rumah panggung, rumah 3 lantai, serta beberapa barang bukti lainnya. Semua disita untuk negara (eks)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: