Disdukcapil Perkenalkan Layanan 3 in 1

0
Ilustrasi kelahiran
SERUJOGJA.COM, Yogyakarta – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta menggencarkan sosialisasi untuk memperkenalkan layanan “3 in 1” khusus bagi kelahiran baru, yaitu memperoleh kartu keluarga, akta kelahiran dan kartu identitas anak.

“Setiap kelahiran baru, akan langsung memperoleh tiga dokumen tersebut mulai dari nomor induk kependudukan, perubahan di kartu keluarga, akta kelahiran dan kartu identitas anak,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta Sisruwadi di Yogyakarta, Senin (27/11).

Menurut dia, layanan “3 in 1” tersebut sebelumnya sudah dilakukan oleh Kecamatan Danurejan yang juga langsung memberikan buku kesehatan ibu dan anak bagi bayi yang baru lahir disamping dokumen kependudukan.

Selain di Kecamatan Danurejan, lanjut Sisruwadi, layanan tersebut saat ini baru dapat diakses di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, setelah warga melakukan pengurusan di tingkat kelurahan dengan membawa surat pengantar dari RT/RW.

“Nantinya, layanan ini akan diterapkan di 13 kecamatan lain sehingga seluruh kecamatan di Kota Yogyakarta dapat memberikan layanan ini. Tujuannya memudahkan masyarakat memperoleh dokumen kependudukan untuk bayi yang baru dilahirkan,” katanya.

Sebelumnya, warga harus mengurus satu per satu dokumen kependudukan tersebut mulai dari perubahan di kartu keluarga, akta kelahiran dan kartu identitas anak.

Sisruwadi berharap, akses layanan “3 in 1” di tingkat kecamatan sudah dapat dilakukan pada Desember atau paling lambat Januari 2018. “Persiapan yang dibutuhkan tidak terlalu sulit dan saya kira semua kecamatan mampu melaksanakannya. Nanti, Kecamatan Danurejan dapat berbagi informasi mengenai mekanisme pelaksanaannya,” katanya.

Sisruwadi menambahkan, masyarakat yang mengakses layanan ini sudah dapat memperoleh seluruh dokumen kependudukan yang dibutuhkan dalam waktu sekitar tiga hari apabila seluruh syarat yang dibutuhkan dipenuhi.

“Selain dokumen pengantar dari kelurahan, warga juga perlu membawa fotokopi kartu keluarga, dan kartu identitas dan surat keterangan lahir,” katanya.

Sedangkan layanan pengajuan akta online yang sudah dijalankan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, lanjut Sisruwadi tetap akan dijalankan karena layanan tersebut tidak hanya bisa diakses untuk kelahiran baru tetapi bagi warga yang sudah terlambat mengurus akta kelahiran. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: