DLH Mukomuko Mengkaji Dampak Lingkungan Penambangan Pasir

0
Dampak penambangan pasir ilegal. Foto: Istimewa
SERUBENGKULU.COM, Mukomuko – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akan mengkaji dampak lingkungan penambangan pasir di dua usaha tambang galian C pasir di Kecamatan Air Rami.

“Kami akan menurunkan petugas untuk melakukan kajian teknis di lokasi usaha tambang galian C pasir di Kecamatan Air Rami, termasuk pengelolaan dan pemantauan lingkungannya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Robin Linton, di Mukomuko, Jumat (29/9).

Dinas Lingkungan Hidup melakukan kajian teknis menindaklanjuti surat keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bengkulu untuk menutup dua usaha tambang galian C pasir yang dilaporkan merusak lingkungan di Kecamatan Air Rami.

Ia mengatakan, berdasarkan pengamatan sementara, dua usaha tambang galian C pasir itu mengambil pasir dalam kolam yang berada dekat pemukiman penduduk dan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

“Kalau dibiarkan, dikhawatirkan dampak lingkungan jangka panjang terhadap pemukiman penduduk dan Jalinsum,” ujarnya.

Menurutnya, di dalam kolam tersebut tidak ada material pengganti yang masuk, jadi di lokasi itu reklamasi berjalan tidak sukses.

Ia menilai, dua usaha tambang galian C pasir itu tidak efektif lagi melakukan aktivitas di lokasi tersebut karena mereka tidak akan mampu melakukan aktivitas penambangan secara manual.

Karena, menurutnya, instansinya sulit untuk memberikan rekomendasi kepada dua usaha itu menggunakan mesin penyedot pasir. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: