ESDM: Produksi Batubara Meningkat

0
Ilustrasi produksi batubara. (ist)
SERUJAMBI.COM, Jambi – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi menyatakan produksi batu bara di daerah itu mengalami peningkatan seiring mulai membaiknya harga komoditas tambang fosil tersebut.

“Produksi batu bara telah menunjukan peningkatan karena harga sudah mulai membaik dan stabil, sehingga banyak perusahaan yang mulai beroperasi produksi,” kata Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pengusahaan Minerba ESDM Provinsi Jambi Novaizal Varia Utama di Jambi, Selasa (7/11).

Produksi batu bara di Jambi yang tercatat selama triwulan-III 2017 tersebut kata dia, mencapai 5,1 juta ton atau hampir mendekati dari total realisasi selama 2016 yang hanya mencapai 5,6 juta ton.

“Hasilnya pada akhir tahun nanti kami optimistis total produksi batu bara akan lebih tinggi dibandingkan periode tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan Harga Batubara Acuan (HBA) saat ini rata-rata menunjukan pada tren yang positif dan bervariasi tergantung pada kualitas kalori, total moistune, sulfur dan ash fusion temperature.

Dari produksi 5,1 juta ton tersebut, katanya dihasilkan oleh 25 perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) eksploitasi yang tersebar di sejumlah daerah yang menjadi penghasil tambang fosil tersebut.

Pihaknya merincikan, terdapat tiga daerah yang menjadi penghasil terbesar, yakni Kabupaten Sarolangun sebanyak 2,1 juta ton, Bungo sebanyak 1,2 juta ton dan Kabupaten Batanghari sebanyak 780 ribu ton.

Selain itu, dari hasil produksi batu bara sebanyak 5,1 juta tersebut, diantaranya 3,1 juta memenuhi kebutuhan domestik seperti untuk memasok bahan bakar pembangkit listrik dalam negeri dan 1,4 juta ton diekspor ke India.

“Kalau untuk saat ini sebagian besar untuk hasil produksi batu bara Jambi ini pasarnya untuk pembangkit listrik di dalam negeri, batu bara yang diekspor masih kecil,” kata Novaizal menambahkan. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: