Gubernur Imbau Bongkar Muat Pelabuhan Utamakan Pangan

0
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya. Foto: Istimewa
SERUKUPANG.COM, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengimbau agar aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan kontainer di provinsi itu mengutamakan bahan-bahan pangan agar tidak mempengaruhi harga kebutuhan pokok di masyarakat.

“Terutama menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru ini saya imbau agar pemerintah daerah bersama pengelola pelabuhan setempat berkoordinasi agar mengutamakan bongkar muat untuk pangan,” katanya di Kupang, Jumat (17/11).

Menurut Gubernur, harga pangan menjadi persoalan yang sering dihadapi terutama memasuki massa hari raya seperti Natal dan Tahun Baru.

Untuk itu, ia meminta agar aktivitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan kontainer yang menyebar di Pulau Timor, Flores dan Sumba agar mengutamakan muatan barang-barang pangan sehingga secepatnya didistribusikan untuk masyarakat.

“Kalau bongkar muat barang-barang seperti semen, besi, bisa ditunda, urusan pangan harus didahulukan,” katanya menegaskan.

Gubernur juga meminta agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja keras untuk mencegah lonjakan harga barang yang bisa menimbulkan keresahan bagi masyarakat di provinsi berbasis kepulauan itu.

Selain itu, ia mengajak pemerintah daerah di 22 kabupaten/kota agar berinsiatif mengadakan pasar murah dengan menyediakan barang-barang kebutuhan pokok yang murah dan mudah dijangkau masyarakatnya dalam menyambut hari raya.

Secara terpisah, General Manager PT Pelindo III Tenau Kupang I Putu Sukadana memastikan bahwa aktvitas bongkar muat di sejumlah pelabuhan bongkar muat yang ditangani Pelindo tetap menguatamakan muatan pangan atau sembako.

Ia menyebut sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo untuk melayani aktivitas bongkar muat di antaranya Pelabuhan Tenau Kota Kupang, Waingapu di Kabupaten Sumba Timur, Kalabahi Kabuapten Alor, dan Kota Ende di Pulau Flores.

“Di pelabuhan muatan kapal itu untuk barang-barang sembako tetap menjadi prioritas setelah penumpang,” kata Sukadana.

Aktivitas bongkar muat di pelabuhan, katanya, tidak akan mengalami antrean kalau disampaikan saat awal perencanaan bersama regulator dan pihak perusahaan pelayaran.

Adapun sejumlah perusahaan pelayanan yang melayani angkutan kontainer di NTT di antaranya PT Tempuran Emas, PT Suntraco, PT Namsurya Citra Lines, PT Meratuss Line dan PT Mentari Sejahtera Perkasa. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: