Gubernur: Perbedaan Kepentingan Golongan Jadi Perpecahan Umat

0
Ilustrasi Kerukunan Beragama. Foto: Istimewa
SERUNESIA.COM, Jombang – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai perbedaan kepentingan dan golongan bisa menjadi salah satu pemicu perpecahan umat beragama, sehingga diharapkan selalu ada upaya untuk mengembangkan kehidupan yang sejahtera dan damai.

“Perbedaan kepetingan dan golongan sering kali jadi perpecahan umat beragama. Perpecahan diawali perbedaan pandangan terhadap suatu fenemena. Di AYIC ini, kami berharap akan muncul banyak ide mengembangkan kehidupan harmoni, damai, sejahtera,” katanya dalam acara “ASEAN Youth Interfaith Camp” (AYIC) 2017 di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (29/10).

Ia mengaku bangga dengan kegiatan ini. Kabupaten Jombang adalah kota santri yang memiliki potensi dan ternyata mampu tercipta kedamaian. Kabupaten ini dikenal memiliki ratusan pondok pesantren, tapi juga banyak pemeluk agama lainnya.

“Ini bisa jadi contoh dalam memelihara kerukunan umat beragama. Banyak pesantren dan nonmuslim, saat ini mereka damai dan ini jadi tolak ukur seluruh peserta untuk saling belajar, memberi masukan kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam kegiatan ini sekaligus sebagai pembelajaran bersama tentang pentingnya kerukunan yang dipenuhi dengan makna baik, damai, kesatuan hati dan sepakat untuk tidak menciptakan perselisihan serta pertengkaran.

“Kerukunan itu sesuatu yang ideal dan sangat didambakan manusia, sebagai makhluk sosial, agama mengajarkan dan menganjurkan pada kita bersama-sama saling tolong menolong sesama manusia dalam hal kebaikan dan kehidupan bersama, kemasyarakatan, untuk umat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan agama juga mengajarkan untuk tidak membedakan siapa saja, tanpa batasan ras, bangsa, agama. Dengan agama, saling meneguhkan rasa persaudaraan antarumat.

Ia juga meminta persatuan antarumat juga ditingkatkan dengan harapan mencegah terjadinya perpecahan.

“Meneguhkan rasa persaudaraaan antarumat beragama, persatuan di kalangan umat beragama perlu ditingkatkan. Kami berharap peserta bisa belajar dialog tentang kehidupan harmoni dan kedamaian,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Kabupaten Jombang Ahmad Zahro menambahkan, dalam acara tersebut diikuti perwakilan dari 22 negara.

Ia juga bangga acara ini bisa diselenggarakan dengan lancar, dengan harapan bisa membawa perubahan yang positif bagi seluruh umat beragama.

“Acara ini diikuti 22 negara di seluruh dunia. Kurang lebih 113 peserta ditambah dengan peserta penggembira. Kami bersyukur dan terhormat, dan berharap kegiatan ini bisa bermanfaat,” katanya.

Dalam acara itu, selain dihadiri para peserta dari berbagai negara, juga dihadiri oleh wakil Presiden Jusuf Kalla, serta pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum, Kabupaten Jombang. (ara/ant)


Warning: mysqli_query(): (HY000/1030): Got error 28 from storage engine in /home/admin/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1924
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: