Gubernur Targetkan Pembangunan Jalan Provinsi 96 km

0
Gubernur Jambi Zumi Zola Saat Meninjau Perbaikan Jalan. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi – Gubernur Jambi Zumi Zola menargetkan pembangunan jalan provinsi di wilayahnya tahun 2017 sepanjang 96 kilometer dengan kondisi jalan mantap 76 persen.

“Saya selalu menyempatkan diri meninjau pekerjaan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, saya lakukan untuk memastikan percepatan pembangunan,” kata Zumi Zola, di Jambi, Kamis (7/9).

Sisa waktu hingga Desember kurang dari empat bulan, Zola berharap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR mampu memaksimalkan waktu untuk mewujudkan target tersebut.

Dia mengungkapkan dari laporan yang diterimanya, saat ini serapan anggaran pada Dinas PUPR Provinsi Jambi baru mencapai 37 persen. Karena itu, dirinya juga minta Dinas PUPR untuk terus meningkatkan serapan anggaran tersebut, mengingat pembangunan yang dilakukan sangat diharapkan oleh masyarakat.

“Sesuai dengan penandatanganan nota kesepakatan, pimpinan organisasi perangkat daerah sepakat pada Desember mendatang serapan anggaran minimal mencapai 90 persen. Jika tidak mampu, maka akan dievaluasi,” kata Zola pula.

Selain jalan, pemprov setempat, kata Zola, juga membangun box culvert seperti di sepanjang jalan provinsi di Kabupaten Tebo. Kemudian pembangunan tiga unit jembatan baru dan pemeliharaan 32 jembatan, pembangunan bronjong serta pengendali air saat ini semuanya dalam pengerjaan.

Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Arpan mengatakan terkait dengan target yang diberikan oleh gubernur Jambi itu, ia menegaskan pada Desember nanti pihaknya akan memenuhi target pembangunan sesuai jadwal.

“Kalau pak gubernur menargetkan 90 persen, maka PUPR akan mencapai 95 persen atau lima digit lebih tinggi,” katanya lagi.

Arpan mengungkapkan telah melakukan pengawasan pembangunan dengan membentuk tim satgas yang nantinya rutin melaporkan progres pembangunan serta serapan anggaran setiap minggu.

Dia juga memberikan ruang kepada pihak ketiga yang ingin melakukan pencairan.

Hal itu juga dilakukan untuk percepatan pembangunan. “Untuk termin yang biasanya butuh proses panjang, akan kami buat waktunya 1-2 hari bisa selesai dan dapat dicairkan,” katanya lagi.

Ia optimistis target pembangunan tercapai karena saat ini pekerjaan infrastruktur hanya tinggal melakukan pemolesan saja, untuk jalan pengasplan dasar telah dilakukan dan tinggal pengaspalan lapisan kedap air. (ant/ara)

Loading Facebook Comments ...
loading...