Ibukota Thailand Menguning, Ratusan Ribu Berkumpul di Pemakaman Raja

0
Salah seorang warga Thailand yang turut berduka. (ist)
SERUNESIA.COM, Bangkok – Di tengah pukulan genderang, tiupan seruling kuno dan penghormatan artileri, Thailand memulai upacara adat untuk menandai awal perabuan mewah mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, Kamis (26/10).

Ratusan ribu pelayat berbaris di jalanan di Bangkok untuk menyaksikan pemakaman itu, dengan bangunan pada jalur pemakaman berhiaskan bunga marigold kuning pada malam perabuannya.

Pelayat, yang berpakaian hitam, bermalam di terpal tipis di trotoar dekat Istana Raja Bangkok agar dapat melihat pemakaman dengan baik.

“Ini ucapan selamat tinggal terakhir. Saya sangat mencintai dan merindukannya. Sangat sulit menjelaskannya,” kata Pimsupak Suthin, 42, yang menangis dan melakukan perjalanan ke Bangkok dari provinsi utara, Nan, untuk melihat pemakaman itu.

Pejabat berpakaian biru dan oranye mengeluarkan guci emas simbolis dari balai tahta Dusit Maha Prasart pada awal upacara tersebut.

Jasad raja itu, yang terbaring di negara bagian tersebut sejak kematiannya setahun lalu, dipindahkan ke tempat perabuan pada Rabu malam.

Raja baru Maha Vajiralongkorn, putra tunggal Raja Bhumibol, tiba di Istana Raja mengenakan seragam merah beserta kedua putrinya dan anak laki-lakinya.

Dia memimpin nyanyian rohani saat guci itu dilepas oleh tentara dan dimasukkan ke kereta emas. Anggota penting lain dari keluarga kerajaan Thailand berjalan di belakang guci tersebut.

Semua stasiun televisi di Thailand menyiarkan upacara yang membangkitkan citra kolosal Siam, nama Thailand terdahulu.

Pejabat, yang bertanggung jawab atas upacara tersebut, mengatakan bahwa sekitar 110.000 anggota masyarakat berkumpul di dekat tempat perabuan itu dan 200.000 lagi berada di daerah berdekatan di pusat kota bersejarah tersebut. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: