Indonesia-Singapura Terbitkan Perangko Rayakan Hubungan Diplomatik

0
Kerjasama Indonesia-Singapura. Foto: Istimewa

SERUNESIA.COM, Jakarta – Republik Indonesia dan Singapura menerbitkan seri prangko bersama guna menandai 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang ditandatangani pada 7 September 1967.

Peluncuran prangko di Jakarta, secara resmi dilakukan di Jakarta, Kamis (7/9), oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M Ramli, bersama dengan Perwakilan Kedutaan Besar Singapura di Indonesia yang diwakili oleh Deputy Chief of Mission Jonathan Han, dan diwarnai dengan tari-tarian.

Peluncuran perangko tersebut dilaksanakan secara bersamaan di Jakarta, Indonesia dan di Singapura, pada Kamis (7/9), tepat 50 tahun lalu hubungan diplomatik Republik Indonesia dan Republik Singapura dibuka secara resmi pada tingkat duta besar dengan penandatanganan ‘Joint Communique’ oleh Menteri Luar Negeri Singapura waktu itu S Rajaratnam dan Menteri Luar Negeri Indonesia waktu itu Adam Malik.

Sementara di Singapura, peluncuran ditandai dengan penandatanganan Sampul Hari Pertama oleh Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Istana Kepresidenan.

Dirjen SDPPI Ahmad M Rammli mengatakan, peluncuran tersebut menandai semangat keduanya dalam mengembangkan kerja sama antara kedua negara yang bertentangga dekat tersebut.

Ramli menyebut, dengan 250 juta lebih penduduk, Indonesia merupakan 40 persen pangsa pasar ASEAN. Selain itu, Indonesia juga memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah. Semenatara Singapura memiliki jaringan kerja (networking) dan knowledge (pengethaun) yang baik. Maka menurut dia, kolaborasi antara keduanya akan menghasilakan kerjasama yang baik.

Deputi Chief of Mission Jonathan Han mengatakan penerbitan perangko bersama tersebut juga menandai kedekatan antara kedua negara.

Sementara itu, perayaan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik ini mengusung Tagline Rising 50, yang merupakan singkatan dari Republik Indonesia dan Singapura 50 tahun, dan mengangkat tema “Kemitraan terpercaya dan tumbuh bersama”. Perayaan kali ini diharapkan dapat mengikat kedua sahabat ini di bidang sejarah, seni dan berbagai kesamaan lain yang dimiliki di antara keduanya.

Sebagaimana diketahui bahwa prangko merupakan benda pos yang tidak saja berfungsi sebagai bukti pembayaran dimuka atas biaya kiriman pos tetapi juga memiliki fungsi sebagai media informasi publik dan melambangkan kedaulatan sebuah negara serta sebagai benda yang dapat dikoleksi.

Tema prangko bersama ini adalah kehidupan bawah laut dengan terumbu karangnya. Terumbu karang merupakan habitat penting bagi berbagai tumbuhan laut, hewan laut dan berbagai mikroorganisme laut lainnya. Prangko diterbitkan dalam dua desain dengan nominal masing-masing Rp 5.000,-. Prangko ditampilkan dalam format fullsheet dengan komposisi 12 keping perlembar (6 set prangko), dicetak sebanyak 360.000 set.

Selain itu prangko juga ditampilkan dalam format Carik Kenangan (Mini Sheet) dengan nominal Rp 20.000,- dicetak sebanyak 8.888 set. Menyertai penerbitan prangko ini diterbitkan pula Sampul Hari Pertama sebanyak 2.000 set dengan harga Rp 15.000,-. Prangko dicetak oleh Perum PERURI, desain oleh PosKreatif.

Penerbitan prangko bersama antara Indonesia dan Singapura pernah pula dilakukan pada tahun 2009 dengan tema pariwisata (tourist attractions). (ant/ara)

Loading Facebook Comments ...
loading...