Ini 6 Bank di Jambi yang Dana Nasabahnya Bocor!

2
Massa mulai merangsek masuk kantor BCA.
SERUJAMBI.COM, Jambi – Bocornya uang tabungan salah satu nasabah di Bank Central Asia (BCA) Cabang Jambi, Ati Loreng, yang nilainya mencapai Rp 40 miliar, sekarang makin terbuka lebar. Selain BCA, lima bank lain yang uangnya raib karena diduga kelalaian pihak bank.
Kepada Seru Jambi, Ati membeberkan, bank-bank tersebut adalah bank ternama di Indonesia. Ia memilih menabung di bank itu karena percaya tingkat keamanan di bank-bank tersebut sangat tinggi. Tapi faktanya malah berbeda.
Dijelaskan, bank-bank yang tabungannya bocor atau raib itu adalah: Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Panin, Bank Bukopin dan Bank Mega.
“Di BCA Rp 40 miliar uang saya hilang. Di bank lain itu totalnya Rp 60 miliar,” tegas Ati membeber bukti-bukti kepada Seru Jambi, Selasa (12/9/2017).

BERITA TERKAIT:

Ati menjelaskan, kartu tanda penduduk (KTP)-nya telah digandakan oleh oknum. Bahkan jumlahnya lebih dari satu dengan nomor induk kependudukan (NIK) yang berbeda. Bahkan, foto di KTP juga berbeda. KTP ini diduga asli tapi palsu (aspal).
Berkat KTP aspal itu, oknum berhasil membuat rekening baru di bank. Lalu, pelaku mengaktifkan beberapa fasilitas dari rekening yang sudah ada seperti SMS Banking-internet banking dan sebagainya.
Selanjutnya, pelaku mengosongkan SDB (berisi surat aset dan perhiasan), mengalihkan sejumlah aset dengan pola seperti balik nama, pengajuan kredit dan lain-lain.
Setelah itu, pelaku menarik sejumlah dana tanpa sepengetahuan Ati sang pemilik dana. Lalu, pelaku memunculkan utang dari aset yang dialihkan tanpa diketahui Ati, mencairkan sejumlah dana dari berbagai bentuk rekening tanpa diketahui, membuat surat kuasa palsu, mencairkan giro dengan spesimen tanda tangan yang berbeda.
Tetapi, dari pihak bank, tidak pernah mengklarifikasi dan konfirmasi balik kepada Ati, sang nasabah pemilik uang. “Tidak ada yang menghubungi saya. Di sini letak aneh dan lalainya pihak bank,” tegasnya.
Karena kejadian itu, pihak bank terindikasi telah melakukan tindakan tidak sesuai standar operasi prosedur dan dugaan manipulasi data oleh oknum-oknum yang saling bekerjasama.
“Diduga ada manipulasi oleh oknum terdekat dari nasabah (terlapor di kepolisian), oknum bank, oknum notaris, oknum BPN dan oknum dinas yang mengeluarkan KTP (Dukcapil),” jabarnya.
Sementara, pihak BCA cabang Jambi belum juga ada tanggapan. “Nanti ada tanggapan dari BCA pusat,” ujar Tria, sekretariat BCA Cabang Jambi, singkat.(yj03/nas)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: