Ini Hukuman yang Menanti Tiga Pembunuh Sadis di PT TPIL Tebo

0
Reka ulang pembunuhan
Reka ulang pembunuhan di PT Tebo Plasma Inti Lestari (TPIL). (Dok/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM,Tebo – Begitu sadis dan tidak manusiawinya para pelaku pembunuhan yang terjadi di PT Tebo Plasma Inti Lestaris (TPIL) Tebo. Tiga nyawa yang dihabiskan sekaligus tersebut, ternyata dibunuh secara keji dengan cara dibelah perut dan keluarkan isinya. Bahkan salah satu korban kesadisan tersebut ada seorang bocah tak berdosa yang baru berusia 4 tahun. Warga Jambi khususnya warga Tebo mengutuk perbuatan ketiga pelaku, mereka meminta penegak hukum memberikan hukuman mati pada para pelaku.
Menanggapi kemarahan warga tersebut, Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmad menyebutkan, para pelaku yakni Wirani Laia (25), Arman Laia (18) dan Fandi Giawa (19), dalam reka ulang yang digelar rabu (20/12/2017) memang sangat brutal dan keji menghabisi 3 nyawa Dona Sitorus, Ita Susanti dan Niconis Iraldo Simbolon (4). Berdasarkan rekonstruksi ulang tersebut, penyidik Polres Tebo akan menjerat ketiga pelaku dengan pasal berlapis.
“Dari keterangan dan rekaulang kejadian, kita akan menjerat ketiga pelaku pembunuhan di PT TPIL ini dengan pasal berlapis, dengan ancaman hukuman mati,”tegas Kapolres Tebo.
BACA JUGA: Perut Dikoyak, Isi Perut Dikeluarkan
Kapolres menyebutkan, ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda-beda, namun apa yang telah mereka lakukan, ketiganya jelas sudah merencanakan terlebih dahulu aksi mereka. Ketiga pelaku ini akan dijerat dengan pasal 340 KUHP Pembunuhan Berencana dan UU Perlindungan Anak. Ancaman hukuman dari pasal tersebut adalah maksimal hukuman mati.
“Semua sudah direncanakan oleh tersangka WL sebagai otak dalang pelaku pembunuhan, pelaku diancam dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati,” tutup Kapolres.
Sementara itu, Suami korban yakni Ridwan Simbolon sangat sedih dan terpukul setelah mengetahui ternyata istri dan anaknya dibunuh secara sadis. Ridwan meminta pada pihak penegak hokum agar memberikan hukuman yang berat kepada para pelaku, jika perlu hukuman mati.
“Tak tahan saya jika membayangkan, bagaimana istri dan anak saya meregang nyawa, sungguh kejam ketiga pelaku ini. Saya minta agar para pelaku ini diberikan hukuman berat, kalau perlu hukuman mati,” ungkap Ridwan usai acara reka ulang.(esy)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: