Kemendikbud Minta Sekolah Sosilaisasikan Pendidikan Keluarga

0
Ilustrasi Keluarga. Foto; Istimewa
SERUPADANG.COM, Parit Malintang – Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meminta pihak sekolah untuk menyosialisasikan pentingnya pendidikan keluarga kepada orang tua murid.

“Bentuk sosialisasinya dapat berupa pertemuan antara pihak sekolah dengan orang tua murid,” kata Kasi Sumber Belajar Pendidikan Anak Remaja, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Aria Ahmad Manguwibawa di Parit Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (26/9).

Hal itu ia katakan saat sosialisasi Program Pendidikan Keluarga kepada sejumlah perwakilan sekolah se-Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.

Pertemuan pihak sekolah dan orang tua murid dapat dilakukan ketika hari pertama anak masuk sekolah serta membuat kelas khusus untuk orang tua murid.

Pada pertemuan tersebut pihak sekolah menyosialisasikan pendidikan karakter dan menstimulasi anak agar giat belajar dan menjauhi pengaruh negatif.

Sedangkan pada kelas khusus orang tua, pihak sekolah mengundang narasumber untuk menyampaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada orang tua murid.

Pertemuan tersebut didasari oleh pendidikan orang tua yang sebagian besar hanya didapatkan secara turun temurun sehingga tidak ada pembaruan.

“Contohnya saja ilmu teknologi, jika orang tua tidak memiliki ilmu maka tidak bisa mengawasi anak dengan baik,” katanya.

Pengaruh teknologi dapat merusak kejiwaan anak sehingga diperlukan pengawasan terhadap hal tersebut, ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Anak Usia Dini dan Pendidikan non-formal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padangpariaman Suhatman mengatakan sosialisasi tersebut diselenggarakan selama tiga hari hingga Kamis(28/9).

“Setiap harinya peserta akan digilir, mulai dari kepala Pendidikan Usia Dini sampai Sekolah menengah Pertama, serta penilik di daerah itu,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut maka rencana Kemendikbud untuk menciptakan konsep pendidikan berdasarkan kemitraan terutama dari orang tua tercapai.

Untuk menghadirkan narasumber, pihak sekolah tidak harus mengundang orang lain namun dapat digunakan orang tua murid yang berkompeten. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...