KPU: Pilkada Serentak Hemat 200 Miliar

0
Pilkada serentak. (ist)
SERUPALEMBANG.COM, Palembang – Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan, Aspahani menyatakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018 di provinsi itu bisa menghemat anggaran sekitar Rp200 miliar.

Pilkada serentak bisa menghemat anggaran terutama untuk persoalan gaji panitia adhoc, panitia pemilihan kecamatan, panitia pemungutan suara dan KPPS serta pembentukan TPS-TPS, kata Aspahani di Palembang, Rabu (8/11).

Menurut dia, dengan pilkada serentak maka pelaksanaan menjadi murah contohnya di Sumatera Selatan ada sembilan kabupaten dan kota yang melaksanakan pilkada, maka dia akan membayar semua biaya-biaya yang terkait dengan pelaksanaan di tingkat bawah.

Dengan begitu tentunya menimbulkan penghematan, karena tidak dianggarkan lagi di anggaran provinsi. Jadi, ada penghematan anggaran sekitar Rp200 miliar, ujarnya.

Ia mengatakan, untuk mengaji PPK dan PPS di kabupaten yang tidak melaksanakan pilkada di Sumsel itu sekitar Rp10 miliar perbulan.

Karena ada delapan kabupaten dan kota yang tidak melaksanakan pilkada berarti sekitar Rp80 miliar itu baru gaji untuk PPK dan PPS saja, katanya.

Sementara, lanjutnya, untuk PPK dan PPS ini setelah mereka dilantik tentunya harus dibayar gajinya.

“Untuk PPK ini dijadwalkan pembentukannya 12 Oktober sampai 11 November 2017, kami sudah melantik seluruh PPK dan mengikuti bimbingan teknis, sedangkan PPS segera dibentuk paling lambat 11 November 2017,” tuturnya.

Pilkada serentak 2018 akan diikuti sembilan kabupaten dan kota di Sumsel ditambah pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: