Makin Seru, Beginilah Kronologis Oknum Dewan Cabuli Anak di Bawah Umur…

0
Ilustrasi. Foto: Pixbay.com

SERUJAMBI.COM, Bangko – Kisah dugaan tindak pidana pencabulan yang melibatkan oknum Anggota DPRD Merangin berlangsung cepat.
Dari Informasi yang dirangkun Seru Jambi, kejadian yang menimpa LP (16), terjadi Senin (10/7).

Saat itu, LP yang merupakan murid Ponpes Darus Salam dan merupakan murid pelaku sedang asyik berkumpul bersama teman-temannya.
Ketika sedang kumpul, korban (LP, red) dihampiri terlapor dengan maksud menanyakan keadaan pondok yang dihuni korban.

Usai berbicang dengan terlapor, korban lantas pergi dengan terlapor. Maksudnya untuk melihat pondok yang disebutkan listrik sedang padam.
Namun, setelah korban mengecek lampu di dalam podok, ternyata lampu di dalam pondok tidak padam.

Karena kondisi di dalam pondok tidak ada kendala, terlapor langsung mengatakan kepada korban jika korban sering berpacaran di dalam ponpes.
“Kau sering bawak cowok yo di dalam pondok dan sudah punyo pacar yo,” ungkap terlapor kepada korban.

Merasa tuduhan terlapor tidak benar, korban balik menjawab dengan mengatakan. “Dak ado aku punyo pacar pak usatad,” ucap korban.
Selanjutnya, terlapor langsung meminta agar bersedia diperiksa jika benar tidak memilki pacar dan sering membawa pria.

Korban yang merasa tidak bersalah tanpa basa-basi menyatakan siap diperiksa. Hingga akhirnya, SN langsung memeriksa korban mulai dari badan. Tidak hanya itu, Pemeriksaan yang dilakukan SN juga sampai ke alat kelamin korban.

Korban lantas pergi dengan rasa malu menyelimuti dirinya. Dia lantas pulang ke rumah dan menceritakab kejadian yang dialaminya kepada kedua orang tuanya.
Kemudian, setelah mendengar cerita dari LP, orang tuanya langsung melaporkan kepada aparatur desa.

Karena merasa tidak ada titik terang, orang tua korban akhirnya melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Mapolsek Pamenang.

Kapolsek Pamenang AKP Sampe Nababan membenarkan jika ada laporan masuk tentang perbuatan cabul dengan terlapor SN oknum anggota DPRD Merangin.

“Laporannya sudah kami terima,namun untuk penanganan kasusnya sudah di tarik oleh pihak Sat Reskrim Polres Merangin,” ungkap AKP Sampe Nababan, (12/7).
Terpisah, Kasat Reskrim AKP Al Hajad di komfirmasi awak media juga membenarkan laporan tersebut.

“Kini kami masih memeriksa korban di ruang pemeriksaan khusus,karena korban ini masih di bawah umur makanya pemeriksaanya secara khusus,” tutupnya.(jin)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: