Maling Ancam Polisi Pakai Pisau

0
Ilustrasi. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi – Nekat, itulah yang dilakukan seorang pelaku pencurian, Aan (28). Warga Desa Petajen Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari ini, mencoba melawan polisi dengan sebilah pisau, saat dirinya kepergok melakukan pencurian di Posko KKN Mahasiswa UIN STS Jambi, di Desa Petajen, pada Senin (30/10/2017) malam.
Dari informasi yang diperoleh Seru Jambi, awal aksi pencurian terjadi pada Minggu (29/10/2017) malam. Saat itu para mahasiswa mengaku kehilangan barang berharganya. Kejadian ini sontak menghebohkan warga Petajen.
Tidak berselang lama, pihak kepolisian berhasil mengendus pelaku pencurian ini. Ternyata pelakunya adalah warga setempat. Aksi pelaku cukup meresahkan, karena sudah membobol rumah berapa warga, tidak peduli siang atau malam.
“Korban bernama Ermasari Wiyana yang merupakan mahasiswa UIN Jambi dan saat ini tengah dikembangkan Satreskrim Polsek Bajubang,” ujar Kapolda Jambi Brigjen Pol Priyo melalui Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, kepada Seru Jambi, Rabu (1/11/2017).
Kuswahyudi mengatakan, saat penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan mengacungkan sebilah pisau kepada petugas, beruntung petugas sigap dan berhasil melumpuhkan tersangka.
“Ya, Saat mau di tangkap, pelaku sempat mengeluarkan pisau dan mengacungkan ke petugas, beruntung petugas kita sigap dan pelaku berhasil diamankan,” ungkapnya.
Sementara, dari pengakuan pelaku, barang-barang curian tersebut dijual ke temannya di Kabupaten Tanjabtim.  Hasil dari penjualan barang curian ini, dibelikan pelaku satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio yang diduga motor bodong. Barang bukti yang disita berupa satu kotak HP Oppo neo 7, satu kotak HP Samsung GT-E1271, satu bilah pisau dan satu unit sepeda motor mio milik pelaku.
“Dia kita ganjar dengan pasal pasal 363 KUHP, ancaman kurungan tujuh tahun penjara,” tegas Kuswahyudi.
Terpisah, saat salah satu Dosen mahasiswa UIN STS Jambi bagian LP2M saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, kata dia,  laporan sudah diterima dari mahasiswa KKN, ia berharap agar tetap sabar dan melanjutkan tugas seperti biasanya.
“Kami sudah dapat laporannya juga, berharap mahasiswa bisa melanjutkan proses KKN di masyarakat, dan biarlah aparat kepolisian yang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang sudah ditangkap karena pencurian di posko,” tandas dosen yang tidak mau disebutkan namanya itu kepada wartawan.(cok/hry)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: