Mantan Sekretaris Dewan Kota Divonis 6 Tahun Penjara 

0
sekwan kota vonis penjara
Sidang kasus Bimtek di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (31/10/2017).
Dari Persidangan, Terungkap Mantan Ketua Dewan Kota Juga Gunakan Dana Bimtek
SERUJAMBI.COM, Jambi – Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Jambi periode 2009-2014, Rosmansyah, terdakwa kasus korupsi dana (Bimtek), akhirnya divonis bersalah oleh hakim, Selasa (31/10/2017).
Sidang yang dipimpin Oleh Ketua Majelis Hakim Lucas Sahabat Duha, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) F.Rozi.
Menurut majelis hakim, Lucas Sahabat Duha, terdakwa dijatuhi hukuman 6 tahun penjara subsidar 3 bulan penjara. “Dengan denda Rp 50 juta dan uang penganti Rp 1,8 M,” tutur Lucas.
Selain Rosmansyah, terdakwa lainnya, Jumisar, sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) DPRD Kota Jambi, dikenakan pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta, serta subsidair 3 bulan. Diwajibkan  membayar uang penggabti Rp 221 juta. Uang itu telah dikembalikan 128 juta, sisa sebesar Rp 92 juta.
“Dikenakan hukuman kepada saudara Jumisar 1 tahun dan 6 bulan serta denda 50 juta,” tegas hakim.
Untuk diketahui, terdakwa telah mengembalikan uang sebesar  128 juta, tersisa Rp 92 juta. Kedua terdakwa dikenakan dakwaan subsidair Pasal 3 jo 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 KUHP.
Hakim membaca, menimbang dari keterangan saksi Nurihkwan dalam persidangan dengan barang bukti catatan bendahara pengeluaran, berikut rincian anggaran yang terpakai.
Di tahun 2012, Rosmansyah (Sekwan) memakai Rp 315 juta secara bertahap. Lalu di tahun 2013, kembali Rosmansyah memakai dana senilai Rp 271 juta secara bertahap. Tahun 2014, lagi-lagi Rosmansyah memakai dana Rp 363 juta secara bertahap. Tahun ini, Jumisar (PPTK DPRD Kota Jambi) juga memakai dana senilai Rp 128 juta secara bertahap.
Selain itu, Zainal Abidin (Ketua DPRD Kota Jambi kala itu), juga menggunakan uang di tahun 2012 senilai Rp 207 juta secara bertahap, tahun 2013 menggunakan lagi uang dewan senilai Rp 359,5 juta secara bertahap. Sedang di tahun 2014, Zainal tidak menggunakan dana itu.
Sehingga, total keseluruhan dana dewan yang terpakai pada kasus dugaan korupsi Bimtek, senilai Rp 1,644 miliar.(eks)
Loading Facebook Comments ...
loading...