Mantan Sekwan Dituntut 6 Tahun

1
Mantan Sekwan Dituntut 6 Tahun
Mantan Sekwan Dituntut 6 Tahun
SERUJAMBI.COM, Jambi – Rosmansyah, Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Jambi, yang terseret dalam kasus korupsi dana Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Kota Jambi tahun 2009-2014 menjalani sidang tuntutan. Rosmasnyah dituntut dengan hukuman 6 tahun 1 bulan penjara. Sementara itu, Jumisar yang merupakan PPTK dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan.
Pantauan Seru Jambi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, kemarin (18/10/2017), Rosmansyah dan Jumisar hadir sekitar pukul 11.30. Kehadiran kedua terdakwa tersebut didampingi oleh kuasa hukumnya.
Dengan mengenakan kemeja putih dan bercelana jeans, sebelum sidang dimulai, Rosmansyah terlebih dahulu berkomunikasi dengan tim pengacara. Sedangkan, Jumisar, hadir di pengadilan dengan mengenakan kemeja kuning dan celana panjang warna coklat.
Dalam sidang yang dimulai sekitar pukul 12.10 dan berlangsung dalam dua sesi itu, majelis hakim yang dipimpin hakin ketua Lucas Sahabat Duha dan hakim anggota Adly dan Amir Aswan itu, Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutannya. Kepada majelis hakim, JPU menuntut Rosmansyah dengan hukuman 6 tahun 1 bulan sementara Jumisar dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan.
“Menjatuhkan pidana berupa pidana penjara terhadap terdakwa Rosmansyah selama enam tahun dikurangi dengan masa penahanan yang sudah dijalani terdakwa,” Ungkap Irman.
Selanjutnya, Imran menegaskan, terdakwa agar segera dijebloskan ke dalam Lapas Jambi. “Dengan perintah agar terdakwa segera dimasukan kedalam rumah tahanan negara,” ungkapnya.
JPU Menambahkan, terdakwa diminta untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 3.258.232.583 dengan rentan waktu 1 bulan setelah vonis pengadilan nantinya. JPU juga mengaskan, jika tidak dibayarkan, maka seluruh harta benda yang dimiliki oleh terdakwa akan disita oleh negara. Dan jika setelah disita tidak juga dikembalikan maka akan ditambah kurungan tiga tahun penjara.
Selain memberikan tuntutan kepada terdakwa, JPU juga turut membacakan hal-hal yang meringankan hukuman terhadap terdakwa yaitu terdakwa belum pernah dijatuhi hukuman, menyesali perbuatannya di dalam persidangan serta memiliki tanggungan keluarga.
“Terdakwa juga telah mengembalikan uang negara sebesar Rp 450 juta,” tandas JPU.
Sementara itu, penasehat hukum terdakwa merasa keberatan atas tuntutan JPU tersebut. Kepada majelis hakim, kuasa hukum mengajukan pembelaan terhadap terdakwa.
“Yang mulia saya dan Klien saya merasa keberatan atas tuntutan JPU tersebut,” ungkap Malaw, salah satu tim kuasa hukum.
Sementara itu untuk Jumisar, JPU menuntut hukuman 1 tahun dan 6 bulan dikurangi masa tahanan.
Sidang selanjutnya akan dilksanakan senin (23/10/2017) dengan genda pembelaan dari kedua terdakwa.(mg01/yj02/usa)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: