Memburu “Tiket Emas” PAN

0
Ilustrasi
Ilustrasi (Anung W/Seru Jambi)
SERUJAMBI.COM, Jambi – “Tiket emas” PAN untuk Pilkada Kota Jambi, memang menjadi perburuan sengit bagi kandidat. Baik petahana Fasha-Maulana, maupun penantang Sani-Izi. Tapi, sejauh ini, tiket masih digantung DPP PAN.
Walaupun PAN sudah menggelar pleno di tingkat DPW Provinsi Jambi, partai berlambang matahari ini belum juga bisa memutuskan dukungannya di Pilkada Kota Jambi.
Pengamat Politik Provinsi Jambi, Doni Yusra SH,MH menilai ada pertarungan sengit antara pengurus DPW PAN dan DPP.
“Pertarungan ini terlihat dari menyebarnya rekomendasi PAN pada pasangan Fasha-Maulana beberapa waktu lalu, yang dianulir langsung oleh DPW PAN Provinsi Jambi,” ujar Doni saat dibincangi Seru Jambi, Senin (18/12/2017).
Menurut Doni, PAN dalam mengambil keputusan tentu memandang beberapa sisi, seperti usulan-usulan pengurus partai yang harus dihormati. Sehingga wajar kemarin ada rekomendasi PAN yang sudah dijatuhkan kepada pasangan Fasha-Maulana, sedangkan pengurus di tingkat daerah justru merekomendasikan pasangan Sani-Izi.
“Nah inikan terlihat ada gejolak-gejolak yang ada di PAN. Tapi nanti keputusan tetap berada di tangan DPP,” jelas Doni.
Sementara, urgensi PAN dalam mengusung calon pada Pilwako, tentu ini sebagai harga mati. Kata Doni PAN bersebrangan dengan Fasha sudah lama terlihat, PAN akan menantang Fasha. Makin ke sini PAN juga makin terlihat tidak akan mengusung Fasha.
“Saya katakana PAN hanya ada dua pilihan yakni mendukung Fasha atau mendukung Sani dengan kadernya Kemas Alfarizi,” ungkap Doni.
Menurutnya dalam mengambil keputusan itu, PAN harus realistis, PAN lebih baik mengambil langkah-langkah yang secara politik bersifat realistis.
“Tentu Pilwako ini harga diri bagi PAN, karena setelah Pilwako akan berhadapan dengan Pileg, dengan agenda besar selanjutnya adalah Pilgub 2021,” ujar Doni.
Dengan masuknya nama Fasha di bursa Pilgub 2021, tentu pertarungan Pilwako akan menjadi suksesi bagi Fasha untuk menjajaki Pilgub.
“Begitu juga dengan Zola, Pilwako juga menjadi pertaruhan besar, karena tentunya Zola juga pasti maju di Pilgub mendatang,” kata Doni.
Jadi Pilwako ini memang menjadi tolak ukur Pilgub bukan lagi pemanasan jelang Pilgub. “Tidak cukup bahasa pemanasan karena ada Fasha,” imbuhnya.
Sementara dengan kemunculan Amien Rais pendiri partai PAN, yang lantang menyatakan dukungan dan mengajak seluruh kader dan simpatisan mendukung Fasha-Maulana. Menurut Doni, munculnya Amien Rais ini bukan membawa nama partai tapi sebagai personal.
“Dalam politik semua hal sah-sah saja, termasuk mengenai seruan mengenai dukungan, tapi perlu diingat PAN Kota Jambi sejauh ini masih solid,” jelas Doni.
Jadi bisa disimpulkan, kata Doni, peluang Sani-Izi mendapatkan tiket PAN cukup besar. “Tapi tentu tergantung dengan DPP, dan Bapilu PAN nantinya,” cetus Doni.
Terpisah, Usman El Quraishi, salah satu anggota tim center pemenangan Fasha-Maulana mengatakan, untuk dukungan PAN, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada internal PAN.
“Yang jelas kita sudah mengikuti semua mekanisme yang ada di PAN, mulai dari mendaftar sampai membayar survei PAN. Jadi kalaupan memihak kepada kita, kita sangat bersyukur, jika tidak kita bersikap legowo,” ujar Usman.
Sementara, Kemas Alfarizi atau yang akrab disapa Izi juga mengatakan hal senada. Kata Izi, sebagai kader PAN tentunya dia mengikuti semua keputusan yang akan dikeluarkan PAN.
“Saya tunduk dengan keputusan partai apapun itu. Tapi, perlu diingat kalau dimandatkan untuk maju (Pilwako) saya sudah siap sepenuhnya,” ungkap Izi.
Sedangkan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Zumi Zola Zulkifli, terlihat enggan mengomentari arah dukungan PAN di Pilkada Kota Jambi. Dia hanya mengatakan sebelum ada hitam di atas putih dia tidak akan berkomentar.
“Saya tidak ingin membuat gosip, apalagi menyebar isu. Jadi kita tunggu saja hitam di atas putihnya nanti,” singkat Zola.(hry)
Loading Facebook Comments ...
loading...