Motivasi: Ikhlas dan Sabar Menuju Keberhasilan

0
Dr Personality Power
By Anaz Almansour,
Motivator Indonesia
Masalah selalu menerpa dalam kehidupan manusia, dan semua manusia tidak akan terlepas dari masalah. Pasti kita akan bertanya mengapa selalu ada masalah?
Bahkan kita selalu, kalau bisa, menghindar dari masalah. Tetapi terkadang masalah memang datang, bahkan kadang tanpa diundang masalah malah tiba-tiba datang menghampiri.
Saya yakin dari pembaca sekalian dapat dipastikan semua pernah mengalami suatu masalah dalam kehidupan. Entah itu masalah financial
Masalah percintaan|
Masalah bisnis atau usaha
Masalah pekerjaan atau dikantor
Masalah keluarga atau masalah menyangkut tentang kehidupan, sakit yang berkepanjangan atau apapun, begitu perjalanankehidupan hidup, dibarengi dengan masalah supaya mengerti maknanya.
Tapi kita sebagai manusia yang mempunyai akal dan cara berpikir,  tentunya akan mencari jalan keluar atau solusi dari masalah tersebut. Semua tergantung dari kekuatan diri untuk mau mencari solusi. Terkadang ada yang mempunyai karakter selalu mengeluh dan tidak mau mencari jalan keluar, malah menyalahkan keadaan dirinya, menyalahkan keadaan sekitar atau bahkan meratapi keadaan yang terjadi, itu sifat dasar manusia yang tidak mau berubah.
Kehidupan sebenarnya adalah ibarat kaset VCD yang diputar berulang-ulang. Dan karena kehidupan selalu berputar, yang menjadi pertanyaan adalah, apakah VCD itu ASLI atau BAJAKAN? Kalau ASLI maka akan bertahan dan kuat, sedangkan kalau BAJAKAN sangat mudah atau rentan dengan kerusakan.
Begitu diri kita apabila mempunyai mental yang kuat, sabar dan ikhlas dalam menjalankan kehidupan dan menghadapi masalah, maka kita akan menganalisa masalah tersebut untuk mencari jalan keluarnya dengan selalu berusaha dan berdoa seperti diibaratkan VCD yang ASLI tadi.
Sedangkan yang lemah tak berdaya, cepat menyerah, mengeluh tidak pernah bersyukur dan ikhlas dalam menghadapi masalah diibaratkan seperti VCD BAJAKAN yang mudah rusak.
Kita bagi menjadi dua sifat manusia dalam menghadapi masalah hidup:
  1. Manusia yang berpikir atau bermental Negatif.
Dia menghadapi masalah dengan dengan menyesali dirinya, menggerutu, cemberut, kesal, tidak berbuat apa-apa, menyalahkan keadaan, tidak mau kompromi atau berdamai dengan hatinya, kadang semakin menjauh dengan Allah karena dia berpikir Allah tidak adil dengan dirinya?
Apakah memang Allah tidak adil?
Kalau dia sendiri tidak mau berubah dan mengubah keadaan?
Yang ada hanyalah penyesalan, kenapa ini bisa terjadi!
Lalu apa yang bisa saya perbuat!
Sepertinya dengan adanya masalah, dunia ini akan berakhir segalanya bagi dia.
Berbagai macam pertanyaan dilontarkan pada dirinya tanpa mau berbuat untuk segera mencari solusi dalam masalah tersebut. Orang seperti ini jika menemui masalah kalau bisa menghindar, apapun caranya dia akan tempuh, karena bagi dia, masalah adalah sesuatu yang harus dihindari.
Dan ini banyak ditemui, dikarenakan mentalnya yang rapuh tidak ada pondasi yang kuat. Di sini diperlukan suatu pembelajaran hidup untuk supaya kita dekat dengan Allah.
Ada cerita motivasi tentang orang yang mengira bahwa Allah itu tidak adil.
Ada seorang  pedagang yang sering jualan dengan naik sepeda  keliling kampung, kalau lelah, dia sering berteduh di bawah pohon. Suatu saat, dia keliling jualan seharian, ternyata hari ini jualannya agak sepi, jauh dari yang diharapkan. Tetapi dia sabar dan ikhlas.
Kata dia, “apapun jualan hari ini saya harus syukur karena masih banyak orang di bawah saya”.
Karena lelah, dia beristirahat sambil kipas-kipas badannya dengan topinya. Dia duduk di bawah pohon asam. Sambil duduk, dia melihat ke atas, kata pedagang ini, “Allah itu ngak adil, ya, masak pohon asam yang begitu besar buahnya kecil banget, sedangkan pohon labu yang di sampingnya, pohonnya kecil tapi buahnya gede banget, lucunya,” kata pedagang tersebut.
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: