OJK: Asuransi Ternak Sapi di Jambi Masih Minim

0
Ilustrasi Ternak Sapi. Foto: Istimewa

SERUJAMBI.COM, Jambi – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi menyebutkan realisasi program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) di provinsi itu masih sangat minim karena berbagai faktor sehingga perlu digenjot.

“Masih minim, berdasarkan target 2.500 ekor sapi yang ikuti program tersebut, namun sampai saat ini realisasinya hanya tercapai 73 ekor,” kata Kepala Otaritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Darwisman di Jambi, Ming gu (27/8).

Keikutsertaan peternak di Jambi dalam asuransi ternak sapi yang merupakan program pemerintah ini masih minim, padahal asuransi ternak tersebut mendapat subsidi dari pemerintah yang bekerja sama dengan PT Jasindo (Persero).

Dari 73 ekor sapi yang terealisasi tersebut sebanyak 53 ekor sapi berasal dari peternak di Tanjungjabung Timur dan 20 ekor sapi berasal dari peternak di Kabupaten Tanjungjabung Barat.

Sementara itu, Kepala Pemasaran PT Jasindo (Persero) cabang Jambi, Riko mengatakan masih sedikitnya realisasi program AUTS di wilayah tersebut disebabkan berbagai faktor yang salah satunya adalah pemasangan Eartag (kalung) sapi yang menjadi persyaratan utama.

Namun untuk pemasangan Eartag pada sapi itu menurut dia, membutuhkan proses waktu yang cukup lama dan juga seharusnya tipe kalung yang akan dipasangkan harus sesuai standar dari dinas peternakan.

“Pemasangan kalung sapi yang memakan waktu dan prosesnya lama itu yang menjadi masalah dan juga kita terkendala personil yang memasang kalung sapi tersebut,” katanya menjelaskan.

Dia menambahkan, dalam program asuransi ternak sapi tersebut premi yang harus dibayarkan peternak sebesar Rp200.000 per ekor per tahun dengan nilai pertanggungan sebesar Rp10 juta. Dengan mengikuti program ini artinya ada penggantian ketika terjadi kehilangan atau kematian pada ternak sapi. (ant/ara)

Loading Facebook Comments ...
loading...