Palangkaraya Telah Vaksin Rabies 3.000 Hewan

0
Ilustrasi Vaksin Rabies. Foto: ant/serujambi
SERUPALANGKARAYA.COM, Palangka Raya – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah telah memvaksin sebanyak 3.000 hewan penular rabies (HPR) dari total target 6.000 hewan.

“Vaksin tahun ini pada tahap kedua kami laksanakan mulai Agustus sampai Oktober yang mana daro 6.000 yang ditargetkan, sebanyak 3.000 lebih HPR telah divaksin,” kata Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Verteriner (Kesmavet), DKPP Kota Palangka Raya, Sumardi di Palangka Raya, Jumat (22/9).

Dia menerangkan vaksin anti rabies (VAR) tersebut dilakukan tak diberikan kepada anjing, tetapi juga kucing dan monyet yang dipelihara warga.

Namun, vaksin tersebut lebih difokuskan kepada anjing yang mana untuk wilayah Palangka Raya, kasus terbanyak penularan rabies terjadi pada hewan tersebut.

Untuk petugas vaksin sendiri DKPP setidaknya menyiapkan 20-an personel yang tugasnya disebar ke sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya.

Penyakit rabies ini dapat ditularkan oleh hewan berdarah panas seperti anjing, kucing maupun kera melalui gigitan atau luka yang terkena liur hewan positif rabies.

Namun demikian, lebih dari 90 persen penularan penyakit yang menyerang susunan saraf ini disebabkan oleh gigitan anjing yang positif rabies. Terlebih lagi, kata Sumardi, jumlah populasi anjing di wilayah “Kota Cantik” ini telah mencapai 6.000 lebih.

Sementara tanda-tanda umum hewan yang terjangkit rabies ialah keluar air liur secara berlebihan, tak lagi menuruti perintah pemilik dan menjadi ganas serta menggigit apa yang ditemui. Hewan juga akan sering bersembunyi di tempat teduh dan sejuk.

Vaksinasi ini salah satunya akan kita lakukan melalui pola “door to door”. Untuk itu masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan agar program pencegahan rabies ini dapat maksimal. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: