Partai Bulan Bintang Yakin Tidak Ada Yang Membelot

0
Sekretaris DPC PBB Palembang, Ade Victoria
SERUPALEMBANG.COM, Palembang – Dalam menentukan pasangan calon (Paslon) yang diusung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Palembang 2018, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) selalu melibatkan pengurus di tingkat Kecamatan.
Berbeda dengan partai lain, pengurus di tingkat Kecamatan PBB memiliki hak suara untuk memilih figur yang dianggap tepat, sebagai pemimpin kota Palembang di periode 2018-2023.
“Saat kami memutuskan mengusung kandidat petahana (Harnojoyo-Fitri) sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang 2018, ini murni suara dari PAC. Sementara SK dari DPP merupakan rekomendasi dari kami. DPP hanya mengesahkan,” ungkap Sekretaris DPC PBB Palembang Ade Victoria, Jumat (24/11) Kemarin
Karena calon Walikota dan Wakil Walikota merupakan pilihan dari semua kader, Ade yakin tidak akan ada yang membelot memilih calon lain. Dia optimis PBB satu suara dan siap memenangkan Harno-Fitri di Pilkada Palembang 2018.
“Inshaa Allah tidak ada yang membelot. Ini juga kan usulan PAC, bukan hanya DPC ataupun DPP,” ujarnya.
Pilihan terhadap Harno-Fitri, kata Ade, karena di periode kepemimpinannya dianggap berhasil melaksanakan pembangunan infrastruktur dan telah memiliki program yang sangat menyentuh masyarakat.
Terutama rutinitas gotong royong dan Sholat berjamaah yang dianggap sangat sesuai dengan basic keagamaan PBB. Pihaknya sendiri akan terus melaksanakan koordinasi dan konsolidasi sampai ke tingkat RT RW guna menangkan Harno-Fitri.
“Kami mewajibkan seluruh pengurus Kecamatan menjaga pos masing-masing dan menerima aspirasi serta memperkuat tim dalam pemenangan Harno-Fitri. Pembangunan harus dilanjutkan karena program sekarang ini merupakan kerja nyata yang sudah berjalan,” kata Ade.
Sementara Ketua DPC PBB Palembang Candra Darmawan menambahkan, setelah penetapan pengusungan calon Walikota dan Wakil Walikota, Badan Kehormatan Cabang PBB akan memantau langsung, mengawasi proses pelaksanaan pemenangan.
“Dan untuk kesalahan kader yang mungkin terjadi, kami punya mekanisme. Badan Kehormatan Cabang yang memantau permasalahan, melihat apabila ada yang membelot ke calon lain,” tegasnya. (abadikini/ara)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: