Pasaman Barat Ingatkan Petani Siapkan RDKK

0
Seorang petani menjemur gabah usai panen. Foto: Istimewa
SERUPADANG.COM, Simpang Empat – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengingatkan kelompok tani menyiapkan Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk untuk kebutuhan pada 2018.

“Penyiapan RDKK pupuk biasanya dilakukan setiap akhir tahun. Kepada kelompok tani harus menyiapkan RDKK,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Memi Zesmita di Simpang Empat, Jumat (27/10).

RDKK itu sangat penting dibuat sehingga berapa kebutuhan pupuk pada tahun selanjutnya bisa diketahui. Pemkab juga bisa menjadikan bahan catatan untuk penyediaan pupuk kepada petani.

Dengan adanya RDKK itu maka saat musim tanam, petani tidak kesulitan memperoleh pupuk. RDKK itu dijadikan patokan berapa kebutuhan untuk satu tahun ke depan.

“Jika berpatok kepada kebutuhan pupuk 2017 ini maka petani membutuhkan sekitar 12.409 ton pupuk urea setiap tahunnya,” tambahnya.

RDKK itu juga sebagai antisipasi untuk kelangkaan pupuk setiap tahunnya. Jika pupuk tersedia sesuai kebutuhan petani maka tidak akan terjadi kelangkaan.

“RDKK dijadikan sebagai langkah antisipasi kelangkaan pupuk tahun-tahun berikutnya. Untuk itu semua kelompok tani harus mempersiapkan RDKK,” tegasnya.

Selama ini RDKK masih dianggap hal yang biasa padahal sangat besar artinya untuk melihat kebutuhan pupuk berikutnya.

Untuk Pasaman Barat, kebutuhan pupuk lebih dari 15 ribu ton. Namun jika dibandingkan dengan kebutuhan riil yang ada maka jelas masih kurang.

“Terjadinya selisih itu tentu akibat dari tidak adanya RDKK yang disusun dengan matang sehingga pupuk yang diterima sesuai jatah yang diberikan provinsi,” ujarnya.

Pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus meningkatkan pengawasan tentang penyaluran pupuk bersubsidi.

“Semua pihak harus proaktif untuk mengawasi distribusi pupuk bersubsidi. Jangan hendaknya ada permainan karena akan merugikan petani sendiri,” lanjutnya.

Sementara kios pengecer pupuk diharapkan dapat transparan tentang harga pupuk baik subsidi maupun tidak bersubsidi. Pupuk bersubsidi juga jangan dijual keluar daerah.

Belum lama ini pihak keamanan mengamankan pupuk bersubsidi yang diduga akan dijual keluar daerah.

Kami akan terus awasi kios pengecer yang ada bersama instansi terkait,” katanya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: