Pelanggaran Angkutan Batubara dan Taksi Online Terungkap

0
Kadishub Provinsi Jambi Varial Adhi Putra
Kadishub Provinsi Jambi Varial Adhi Putra
SERUJAMBI.COM, Jambi – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Varial Adhi Putra, akhirnya mengakui kalau selama ini, angkutan truk batubara sudah sangat menyalahi aturan yang berlaku di Provinsi Jambi.
Varial mengatakan, permasalahan yang kerap masih terjadi pada angkutan batu bara, diantaranya rute batubara tidak sesuai dengan yang diatur dalam perda, pengusaha batubara belum membangun jalan khusus, over tonase, tata cara pengangkutan, konvoi truk pengangkutan, waktu dan pengangkutan yang tidak sesuai dengan ketentuan.
“Sementara yang menjadi titik kelemahan kita ada pada keterbatasan anggaran pengawasan dan penegakan hukum,” ujar Varial usai menggelar rapat forum LLAJ di Swiss Belhotel Jambi, Rabu (15/11/2017).
“Untuk itu kita berharap semoga dengan adanya rapat forum bersama ini nantinya ada kewenangan kita yang kuat dan permasalahan yang kita hadapi bisa kita atasi bersama,” imbuhnya.
Sementara terkait dengan taksi online, Varial mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.
“Kerap masih terjadi permasalahan di lapangan diantaranya penolakan dari kalangan pengusaha dan supir angkutan umum non online, penolakan dari masyarakat yang berprofesi sebagai ojek konvensional, pembinaan oleh instansi pemangku kepentingan dimungkinkan tidak akan maksimal, perlindungan bagi penumpang onliene berupa asuransi Jasa Raharja dimungkinkan tidak akan maksimal,” jelasnya.
Sementara itu salah satu Anggota Dewan Komisi III DPRD Provinsi Jambi Helmi pengusaha tambang batubara, angkutan online dapat segera duduk bersama agar permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan bersama.
“Pihak perusahaan kalau belum bisa mengikuti rapat tolong disurati, dan kami juga turut mendukung kegiatan ini, begitu juga dengan angkutan online jangan sampai timbul keresahan seperti demo tuntutan dan ini kita harus antisipasi hal tersebut,” tegasnya.
Sementara itu juga Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi Shaleh Ridho menyampaikan terkait dengan kendaraan angkutan batubara masih banyak yang terdeteksi melanggar aturan. “Pengawasan kita masih kurang dan terkait masalah angkutan online yang sering terjadi keributan seperti gojek kita harap nantinya dapat disegera diselesaikan melalui forum ini,” pungkasnya.(hry) 
Loading Facebook Comments ...
loading...