Pengusaha TV Kabel Membandel

0
Pengusaha TV Kabel Membandel
SERUJAMBI.COM, Muarabungo – Meskipun sudah mendapatkan ultimatum dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), namun pihak TV Kabel JRK terus nekat menambah jaringan. Buktinya, perusahaan tersebut masih melakukan penambahan jaringan kerumah warga di RT 05, RW 02, Kelurahan Batang Bungo, Senin (4/9).
Rudy salah satu warga mengatakan  penambahan jaringan ini dilakukan pihak TV Kabel setiap harinya. Tentunya jaringan-jaringan ini tetap menggunakan tiang tumpu milik PLN.
“Setiap hari ada saja jaringan yang dipasang kerumah warga bang. Setiap pemasangannya warga di pungut biaya sekitar Rp 250 ribu. Kami juga heran, katanya mau dicabut pihak PLN, tapi kok malah terus menambah jaringan,” ucap Rudy.
Sebagai masyarakat Rudy sangat merasa terganggu dengan adanya jaringan TV Kabel yang semraut. Bahkan menurutnya, sering kali jaringan TV Kabel ini mengganggu kendaraan besar yang melintas.
“Jaringannya semraut, banyak kabel yang rendah. Kami masyarakat sangat merasa terganggu dengan adanya jaringan TV Kabel ini. Oleh karena itu kami berharap pihak PLN memang serius untuk menurunkan jaringan TV Kabel,” harapnya.
Sementara pemilik JRK, Jon ketika di konfirmasi awak media melalui telepon mengaku sudah menerima surat yang dilayangkan PLN, hanya saja ia tidak bisa menjelaskan isinya kepada awak media.
Awak media pun sempat bingung karena beberapa pertanyaan dijawab berbelit-belit. Terkait izin pemasangan jaringan di tiang tumpu PLN. Pemilik TV Kabel yang beralamat di Pasar Atas, Kota Muara Bungo ini mengaku bahwa untuk izin diurus oleh asosiasi TV Kabel Jambi.
Sementara perusahaan TV Kabel lainnya, BVS TV, Armen pemilik perusahaan dihubungi awak media tidak ada tanggapan, nomor telpon bernada aktif namun tidak diangkat sedangkan dilayangkan pesan singkat tidak dibalas.
Sebelumnya Menager PLN area Bungo Ridwan Adam memastikan hingga saat ini dua TV Kabel di Bungo tersebut tidak mengantongi izin pemasangan di tiang tumpu PLN.
Hal ini diketahui setelah pihaknya berkoordinasi dengan Manager PT Icon Palembang yang merupakan anak perusahaan PLN khusus sebagian pemberi izin perusahaan luar yang mengikat kerja sama penggunaan aset PLN.
“Kalau soal izin kan PT Icon yang urus. Saya sudah berkoordinasi dengan pak Agus menejer PT Icon Palembang. Dua TV Kabel yang ada di Bungo hingga saat ini tidak memiliki izin atas penggunaan tiang PLN,” ucap Ridwan, Minggu (3/9/2017).
Disampaikannya, terhitung sejak 1 Januari 2017 tidak ada lagi izin yang diberikan kepada TV Kabel oleh PT Icon. Dan sebelum dikeluarkannya izin yang baru, maka pihak TV Kabel tidak dibenarakn untuk menambah jaringan.
“Selain tidak boleh menambah jaringan, pihak TV Kabel juga disuruh untuk menurunkan seluruh kabel Coaxial di tiang PLN. Jadi kami berharap adanya kesadaran dari pihak TV Kabel,” sebutnya.
Jika pihak TV Kabel tidak mengindahkan himbauan yang sudah dilakukan, menurut Manager maka PLN ini, pihaknya sendiri yang akan mengambil langkah tegas. Pastinya semua jaringan TV Kabel yang ada akan diturunkan secara paksa.
“Kita sudah mengirimkan mereka surat pada bulan Juli lalu. Namun hingga saat ini belum mereka balas. Jika tidak ada tanggapan, maka kita akan mengambil tindakan tegas,” tutupnya.(frs)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: