Perampok Uang Desa Dibekuk

0
Pelaku perampokan uang Alokasi dana desa (ADD) Mensango dibekuk aparat kepolisian di Kabupaten Bungo.

SERUJAMBI.COM – Setelah sekian lama menjadi buronan aparat kepolisian, akhirnya pelaku perampokan uang Alokasi dana desa (ADD) Mensango dibekuk aparat kepolisian di Kabupaten Bungo, Sabtu (8/7).

Penangkapan tersangka perampokan ADD Mensango ini berkat peyelidikan saksi – saksi yang ada di lokasi kejadian tersebut, polisi mengembangkan kasus ini dan menangkap tersangka Sulaiman alias Sulai (27) di kediamannya di Desa Rantau Pandan, Kabupaten Bungo.

Dari penangkapan Sulai, Polisi Berhasil mengamankan sepucuk senjata api rakitan laras pendek beserta empat amunisi yang disimpan pelaku di sebuah panci di dapur rumahnya.

Usai menangkap Sulai, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Merangin, namun saat diinterogasi, tersangka mengaku masih ada tujuh teman lainnya yang ikut serta dalam menjalankan aksi perampokan di Kecamatan Tabir.

Setelah mengetahui nama–nama pelaku lainnya, polisi langsung bergerak cepat dan mengamankan tiga pelaku lain; Muris (37), Arpandi (23) dan Abdul Gani (29) yang ke seluruhnya warga Kecamatan Tabir.

Namun, polisi belum berhasil mengamankan 4 pelaku lain. Informasi didapat, ke empat pelaku sudah menjalankan aksinya di empat lokasi yang berbeda di Kecamatan Tabir. Dalam menjalankan aksinya, pelaku tak segan–segan melukai korbannya.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melalui Paur Humas IPDA Sitorus di konfirmasi awak media mengatakan, memang ada empat pelaku perampokan yang berhasil diamankan anggota Sat Reskrim.

“Mulanya anggota kami mengamankan satu tersangka di Kabupaten Bungo. Di sana kami berhasil mengamankan tersangka dan satu pucuk senjata api rakitan laras pendek beserta amunisinya,” jelas IPDA Sitorus, Minggu(9/7).

Setelah mengintrograsi tersangka, didapatlah tiga pelaku lainya yang berada di Kecamatan Tabir, namun masih ada empat pelaku lainya yang masih DPO.

“Ada empat lokasi pencurian yang dilakukan ke empat tersangka ini, namun kita terus mendalami apakah masih ada lokasi–lokasi lainya yang mereka curi,” tutupnya.(jin)

Loading Facebook Comments ...
loading...