Pianis Mancanegara Tetap Datang ke Bali

0
Petugas dan warga memantau aktifitas Gunung Agung di Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, Bali. Foto: Istimewa
SERUBALI.COM, Legian – Status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, yang naik dari siaga (level 3) menjadi awas (level 4) tidak menyurutkan antusiasme pianis mancanegara dalam mengikuti Bali Open Piano Competition 2017.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Penyelenggara Bali Open Piano Competition 2017 Eleonora Aprilita kepada wartawan di Bali, Sabtu (23/9).

“Gubernur Bali Made Mangku Pastika sudah menyatakan bahwa ancaman Gunung Agung di Kabupaten Karangasem itu tidak mengganggu pariwisata,” ujar Eleonora Aprilita.

Eleonora mengatakan pernyataan Gubernur tersebut menghilangkan kekhawatiran beberapa peserta terutama mancanegara yang mengikuti kompetisi tersebut.

“Beberapa peserta mancanegara seperti dari Jepang serta Singapura menanyakan status Gunung Agung terkini. Namun penjelasan Gubernur Bali menghilangkan kekhawatiran peserta,” ujar dia.

Yang ditakutkan oleh peserta apabila Gunung Agung meletus adalah jadwal penerbangan mereka akan terganggu.

Sementara itu, Yuhana Okumura (12), pianis asal Jepang, mengaku tidak khawatir terkait status Gunung Agung karena sudah ada penjelasan pemerintah setempat.

“Panitia sudah menjelaskan secara jelas kepada orang tua saya terkait kondisi Gunung Agung tersebut. Panitia bilang ke orang tua saya bahwa tidak perlu mengkhawatirkan status Gunung Agung,” ujar Yuhana.

Yuhana mengaku ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini untuk mengasah kemampuannya dalam bermain piano.

Ia melakukan latihan selama empat bulan terkait lagu-lagu yang akan dibawakannya dalam kompetisi piano bergengsi tersebut.

“Ikut kompetisi selain ingin mengasah kemampuan saya tentu juga ingin menjadi juara,” ujar dia.

Sementara itu, Mika Okumura, orang tua Yuhana, mengaku bahagia dapat melihat anak perempuannya menunjukkan kemampuan bermain piano di hadapan orang banyak.

“Setelah ikut kompetisi, kami juga akan jalan-jalan ke tempat wisata yang ada di Bali,” kata dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Jerome Cordir, ayah Nathan Cordei (4). Cordir mengatakan kompetisi piano ini menjadi pembelajaran bagi anak saya dalam bermain piano yang baik.

“Menambah wawasan terkait lagu-lagu klasik.Dan menjadi ajang uji mental bagi anak saya,” ujar Cordir.

Sebanyak 150 pianis dari dalam negeri maupun mancanegara mengikuti Bali Open Piano Competition 2017 yang digelar di Padman Resort Legian Bali, pada 23-24 September 2017.

Pianis dari sejumlah negara seperti Australia, Prancis, Amerika, Jepang, Korea, Singapura turut meramaikan Bali Open Piano Competition 2017.

Pada 2016, daerah tujuan wisata Pulau Bali menerima kunjungan wisatawan mancanegara 4,92 juta orang, meningkat 23,14 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 4,001 juta orang, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...