Polisi Masih Menyelidiki Keberadaan Warga Sipil Korban KKB

0
Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar. Foto: Istimewa
SERUJAYAPURA.COM, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki keberadaan warga sipil yang dilaporkan tidak pulang sejak dua hari lalu, yakni sekitar Rabu (8/11) apakah yang bersangkutan menjadi korban penganiayaan keompok kriminal bersenjata (kkb) atau tidak.

“Satgas Terpadu Penanggulangan KKB( kelompok kriminal bersenjata) masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan Martinus Beanal yang bekerja di PT.Pangan Sari, salah satu subkontraktor PT.Freeport,” kata Kapolda Papua kepada Antara di Jayapura, Jumat (10/11).

Dikatakan Kapolda Papua Irjen Boy Rafli, sampai saat ini belum diketahui secara pasti keberadaan yang bersangkutan termasuk apakah korban sama dengan korban penganiayaan yang dilakukan KKB terhadap warga sipil atau bukan.

“Belum bisa dipastikan apakah korban penganiayaan yang dilakukan KKB yang viral di media sosial adalah sosok Martinus Beanal atau bukan,” kata Irjen Polisi Boy Rafli yang mengaku masih berada di Tembagapura.

Ketika ditanya tentang situasi di Tembagapura pasca penyanderaan warga sipil, mantan Kadiv Humas Mabes Polri mengatakan, hingga kini KKB masih menyandera ribuan warga sipil yang bermukim di Kimberly dan Banti.

Satgas masih berupaya secara persuasif untuk membebaskan warga sipil dan diharapkan dapat segera dibebaskan sehingga mereka dapat kembali beraktifitas secara normal.

KKB sejak Oktober lalu melakukan aksi teror di wilayah operasional PT.Freeport hingga mengakibatkan tujuh anggota Brimob terluka, bahkan satu diantaranya meninggal. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: