Polres Tanjabbar Tangkap Kurir 1,4 kg Sabu-sabu

0
Ilustrasi Kurir Sabu-sabu. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, Jambi РPolres Tanjung Jabung Barat, Jambi menangkap seorang kurir narkoba seberat 1,4 kilogram sabu-sabu yang dibawanya melalui jalur laut dari Tanjung Balai, Riau dengan tujuan Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto, di Jambi, Kamis (3/9) mengatakan, pelaku bernama Ardiman Saputerah (31) dibayar guna mengatarkan narkoba jenis sabu seberat 1,4 kg dari Riau melalui pelabuhan Kuala Tungkal, Jambi untuk dilanjutkan ke Palembang dengan imbalan bayaran Rp50 juta membawa barang haram itu sampai ke tujuan.

Pelaku diamankan petugas Pelabuhan Kuala Tungkal pada saat dilakukan penggeledahan terhadap badan dan barang bawaan ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu yang dikemas dalam bungkusan besar warna coklat.

Ardiman adalah warga Taman Batuaji Indah, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, merupakan mantap narapidana kasus narkoba yang dihukum delapan tahun dan baru keluar penjara beberapa bulan lalu, kini kembali membawa atau menjadi kurir narkoba.

Penangkapan dilakukan pada saat petugas melakukan penggeledahan di Pelabuhan Kuala Tungkal, pada Selasa lalu (5/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika diperiksa, petugas menemukan tas rensel yang di dalamnya berisikan paket sabu yang di bungkus dengan lakban warna coklat seberat 1,4 kg yang jika dikonfersikan senilai miliaran rupiah.

Setela dilakukan pemeriksaan oleh Satresnarkoba Polres Tanjabbar, tersangka Ardiman mengaku bawah barang bukti jenis sabu atas perintah Cik Burhan yang saat ini masih diburu keberadaanya dan hasil pemeriksaan dari urine tersangka mengandung methametamine.

Atas perbuatan tersangka dikenakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara.

Kapolda Jambi Priyo mengatakan bahwa modus tersangka Ardiman cukup ‘terlelubung’ karena menggunakan jalur transportasi laut khususnya perayu nelayan saat membawa barang haram itu dari Batam menuju Dumai, Riau dan menggunakan kapal Fery Marina menuju Kuala Tungkal, Jambi untuk dibawa lagi menggunakan jalur darat ke Palembang.

“Kasus ini merupakan modus baru dan polisi berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu tersebut,” kata Priyo Widyanto. (ant/ara)

Loading Facebook Comments ...
loading...