Raba Bagian Intim Mahasiswi, Oknum PNS Damkar Dilaporkan

0
Ilustrasi pelecehan. (ist)
SERUJAMBI.COM, Muarabulian –  Akibat ulahnya meraba-raba bagian intim mahasiswi SN (18), warga Kecamatan Mersam. R (30), yang bekerja di Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Batanghari akhirnya dilaporkan ke polisi.
Informasinya, kejadian yang menimpa korban terjadi pada Sabtu (21/10/2017), sekitar pukul 20.00 WIB.  Saat itu, korban sedang duduk-duduk bersama dengan pacarnya di depan rumah dinas Bupati Batanghari.
Tiba-tiba, R bersama dengan teman-temannya menghampiri SN dengan modus memergoki korban sedang bermesraan. R lantas melakukan penggeledahan hingga meraba bagian intim korban. Mendapati perlakuan yang tidak senonoh tersebut, SN lantas melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolres Batanghari.

“Ya benar, ada laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan SN dengan laporan LP/164/X/2017/Res. Sementara, terlapor adalah R, warga Kecamatan Rengas Condong, Kabupaten Batanghari,” terang Kanit PPA Polres Batanghari, IPDA Ritma Jayanti, kepada Seru Jambi, Rabu (8/11/2017).

Kanit menambahkan, kalau laporan tersebut hingga kini masih dalam penyelidikan pihaknya. kata dia, terlapor adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di kantor Damkar.
“Pengakuan korban,saat pemergokan,bagian intim korban juga ikut diraba oleh terlapor,” ungkapnya.
Sambungya, dalam upaya penyelidikan kasus tersebut, pihak kepolisian Batangahari sudah mendatangi intansi tempat terlapor bertugas. Namun, upaya tersebut nihil dikarenakan terlapor tidak berada di tempat ia bertugas. Dan terlapor juga bermasalah di intansi tempat dia bertugas.
“Kasus ini akan terus kami dalami, dugaan sementara terlapor dikenakan pasal 289 tentang pencabulan dengan kekerasan ancamannya 9 tahun penjara,” jelasnya.
Terpisah, Kadis Damkar Kabupaten Batanghari, Zailani Ap, saat dikonfirmasi mengakui belum mendengar kabar terkait kasus pelecehan yang dilakukan oleh bawahannya. Saat ditanya tentang oknum bersangkutan yang sering tidak masuk kantor, Zailani menjelaskan, dirinya sudah memanggil R terkait permasalah dirinya sering tidak masuk kantor.
‘Sepenuhnya kita serahkan kepada pihak berwajib, karena kasus tersebut sudah ditangani oleh mereka. Namun dirinya juga akan memanggil yang bersangkutan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi,” tutup Zailani.(riz)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: