Ratusan Mobdin Pemprov Jambi Terbengkalai

0
Mobil dinas yang terbengkalai. Foto: Istimewa
SERUJAMBI.COM, JAMBI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menyayangkan banyaknya kendaraan dinas yang terbengkalai dan tidak terawat.
Poprianto, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi mengatakan,  terbengkalainya kendaraan flat merah itu membuat beban daerah bertambah. “Sebab semakin lama kendaraan itu mengendap, maka nilai jual kendaraan tersebut akan menurun,” kata Poprianto, Selasa (19/9).
Selain itu, kata Poprianto, kendaraan tersebut juga akan menjadi masalah saja, sebab itu bisa menjadi temuan BPK RI. “Solusinya ya dilelang saja. Atau kendaraan yang masih bisa digunakan itu distribusikan untuk dipakai aparatur,” kata Poprianto.
Ia juga menyarankan, kendaraan dinas yang sudah benar-benar tidak bisa digunakan lagi agar dihapuskan saja dari daftar asset. Hanya saja, kata dia, penghapusan aset bukan pekara mudah, ada beberapa prosedur yang harus ditempuh. Salah satunya melalui persetujuan dari DPRD Provinsi Jambi. “Gubernur kirim surat ke DPRD untuk penghapusan asset, itu lebih baik daripada menjadi beban daerah yang juga berpotensi menjadi temuan BPK,” kata dia menjelaskan.
Dalam kesempatan itu, Popri juga menyoal kendaraan dinas yang belum dikembalikan oleh mantan pejabat. Menurutnya, gubernur melalui Biro Umum Setda Provinsi Jambi harus segera menyurati individu yang membawa aset. “Jika tidak koperatif, gunakan Satpol PP untuk penarikan,” tegasnya.
Diketahui, sedikitnya ada 500an kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi Jambi yang terbengkalai. Kendaraan tersebut berupa kendaraan roda enam, empat dan roda dua.
Menanggapi ini, Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi, Otin Supandi, mengatakan ratusan kendaraan dinas itu merupakan kendaraan dinas yang sudah tak layak pakai dan tidak bisa dioperasikan lagi. Kendaraan itu dikelola oleh Biro Umum Setda Provinsi Jambi. “Kendaraan itu terparkir dibelakang kantor gubernur,” kata Otin.
Bila dirinci, kendaraan sepeda motor atau kendaraan roda dua sebanyak 283 unit, kemudian roda empat dan enam sebanyak 218 unit.
Otin menyebut, kendaraan tersebut merupakan kendaraan dinas khusus yang dikelola oleh sekreteriat saja. Untuk kendaraan yang di luar sekreteriat yang juga kendaraan dinas dari pemerintah Provinsi Jambi tidak dikelola oleh Biro Umum. Dari ratusan kendaraan itu, lanjutnya, sekitar 29 unit masih dipegang mantan pejabat yang kala itu memegang kendaraan. “Yang belum dikembalikan itu roda dua sembilan unit dan roda empat 20 unit,” kata Otin lagi.
Menurut Otin, kendaraan yang belum dikembalikan itu merupakan kendaraan mantan Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Seksi(clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: