Satgas Pamtas Gelar Pengobatan Massal di Ubiau

0
Ilustrasi Pengobatan Massal. Foto: Istimewa

SERUJAYAPURA.COM, Ubiau – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 410/Alugoro menggelar pengobatan massal, penyuluhan, dan penjaringan terduga penderita Tubercolosis di Kampung Ubiau, Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (11/8).

Perwira Kesehatan Satgas Pamtas Yonif 410/Alg Letda Ckm Sapuwan ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Jumat, mengatakan pengobatan massal merupakan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom dan menggunakan rumah salah satu warga Kampung Ubiau, Nurhayati.

“Kegiatan ini juga melibatkan SSR-HIV Care Aisyiyah Kabupaten Keerom dan dilaksanakan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di pelosok-pelosok kampung,” katanya.

Dia mengatakan kegiatan tersebut mendapat sambutan luar biasa oleh warga Kampung Ubiau dan Sawanawa yang jaraknya jauh dari lokasi kegiatan.

Warga beramai-ramai datang ke tempat kegiatan itu meskipun harus dijemput oleh bidan Muthasima dari Dinkes Keerom dan beberapa anggota Satgas dengan menggunakan kendaraan dinas.

“Karena sebagian besar warga tidak mempunyai kendaraan, sedangkan mereka sangat membutuhkan pelayanan kesehatan. Mereka datang ada yang sekadar ingin berobat dan ada juga bertujuan menghadiri sosialisasi atau bahkan kedua-duanya. Awalnya pesimis warga hadir tetapi ternyata tidak demikian,” katanya.

Kegiatan itu diawali dengan sosialisasi atau penyuluhan dan penjaringan terduga penderita TB oleh SSR-HIV Care Aisyiyah Keerom dikoordinasikan oleh Taufudi, sedangkan pengetahuan penyakit TB disampaikan oleh Marijan di depan masyarakat.

“Gejala utama TB di mana penderita sering batuk disertai dahak secara terus menerus lebih dari dua minggu. Gejala tambahan batuk mengeluarkan darah, demam berkepanjangan, sesak napas, dan nyeri dada, berat badan menurun, nafsu makan menurun, berkeringat di malam hari walau tanpa beraktifitas,” katanya.

Pencegahan penyakit TB supaya tidak menular pada orang lain, kata dia, ada beberapa cara, di antarnya melalui imunisasi BCG bagi bayi, menutup mulut saat batuk dan bersin, membuang dahak ke tempat yang benar, menjaga ventilasi udara, mengobati penderira TB hingga sembuh secara total.

Setelah sosialisasi, dilanjutkan dengan kegiatan pengobatan massal yang dilaksanakan oleh Dinkes Keerom dengan koordinator Jaya dan tim kesehatan dari satgas pamtas itu.

“Karena di luar dugaan warga yang ingin berobat membeludak, tim kesehatan sampai kewalahan untuk melayani mereka, warga harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan giliran pelayanan kesehatan,” kata Sapuwan tanpa menyebutkan jumlah warga yang mengikuti pengobatan massal itu.

Salah satu pasien yang berasal dari Kampung Sawanawa, John, yang juga korban kecelakaan akibat ditabrak orang berkendara motor dalam keadaan mabuk menyampaikan banyak terima kasih atas kegiatan tersebut.

“Saya berobat, ini habis ditabrak motor orang yang lagi mabuk. Saya sangat terbantu dengan kegiatan pengobatan massal ini,” katanya. (ant/ara)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: