Sebelum Dimassa, Oknum Kades Ajak Janda Karaoke

0
Situasi dirumah AN
Sidang Adat Putuskan Keduanya Menikah
SERUJAMBI.COM, Bungo – Kasus dikeroyoknya H, oknum Rio atau kepala desa oleh warga Dusun Sungai Gambir, Kecamatan Tanah Sepenggal, Selasa (26/9/2017) malam, berujung manis. H akhirnya dinikahkan dengan An (28), janda beranak satu warga setempat, Rabu (27/9/2017).
Selain itu, informasi didapat, ternyata, tak pulangnya An (28), karena diajak oleh H berkaraoke di Kota Bungo, ibukota kabupaten Muarabungo. Ini diungkapkan M Yunus, Ketua Lembaga Adat Dusun (LAD)  Sungai Gambir.
Menurutnya, fakta ini terungkap saat dilakukannya sidang adat oleh ninik mamak Dusun Sungai Gambir, Selasa semalam. “Di hadapan ninik mamak, mereka berdua mengaku telat pulang karena bepergian ke Bungo untuk karaokean,” ungkap Yunus, Rabu siang, saat ditemui di rumahnya.
Tak hanya itu, di hadapan ninik mamak setempat, H dan An juga mengaku sudah lebih dari sebulan menjalin hubungan asmara. “Usai sidang semalam, diputuskan, bahwa orang ini wajib dinikahkan.  Selain itu, kepada oknum kades juga dikenakan denda adat sesuai aturan adat yang berlaku,” ungkap Yunus.

BACA JUGA: BREAKING NEWS, Main Janda, Oknum Kades di Bungo Bonyok Dimassa

Katanya, karena pelaku ini merupakan seorang pemimpin di tempatnya,  maka denda yang diberikan jauh lebih besar. “Kalau di adat disebut 116 emas 7 tail sepaho, yang kalau di-rupiahkan angkanya senilai Rp 20 juta,” jabarnya, lagi.
Terpisah, Fathur, Kepala Kampung Lebak Ipuh, Dusun Sungai Gambir membenarkan adanya kejadian itu. Katanya, kejadian ini sempat membuah heboh warga.
“Awalnya saya ndak tahu, tapi malam itu ada warga nelepon,  mengatakan ada masalah dan minta saya menyelesaikannya dengan para ninik mamak,” ungkap Fathur.
Fathur bercerita, proses sidang yang digelar hingga subuh tadi,  akhirnya diambil keputusan untuk menikahkan keduanya saat itu juga.
“Usai sidang, keduanya langsung dinikahkan di rumah ketua lembaga adat sekitar pukul 05.30, usai sholat Subuh,” ugkapnya.
Selain perangkat desa, sejumlah unsur Muspika seperti Kapolsek,  Camat hingga aparat TNI, juga memantau berjalannya sidang adat semalam.
“Alhamdulillah semalam sudah langsung digelar sidang adat dan keduanya langsung dinikahkan,” ungkap Kapolsek Tanah Sepenggal Iptu Sutikno.
Sedangkan sejumlah keluarga An ditemui di dusun tampak tertutup dengan pihak media.(frs)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: