Seperti Ini Sekda yang Diinginkan Fasha

0
Walikota Jambi Syarif Fasha. Foto: Kaspul Anwar
SERUJAMBI.COM, Jambi – Memasuki bulan ke empat, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi belum juga memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, pasca pensiunnya Daru Pratomo mengakhiri jabatannya sebagai Sekda Jambi pada 1 Mei 2017 lalu.
Walikota Jambi Syarif Fasha, mengatakan bahwa hingga saat ini ia belum juga mendapat laporan dari Panitia Seleksi (Pansel) jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Kota Jambi, terkait tiga nama yang akan diusul ke Komisi Aparatus Sipil Negara (KASN). “Hingga kini, saya belum mendapat laporan dari Pansel. Jika sudah, pasti saya umumkan, termasuk nilai-nilainya,” kata Fasha, Rabu (6/9).
Namun demikian, menurutnya, Sekda yang terpilih nanti harus siap mengikuti ritme kerjanya. “Yang pasti harus siap mengikuti ritme kerja saya. Dan mempunyai inovasi dan motivasi. Apalagi Sekda adalah manager bagi ASN  lainnya,” kata Fasha.
Disamping kreteria itu, sosok Sekda Kota Jambi harus betah di kantor dan mengerti permasalahan administrasi pemerintahan. “Tidak hanya me manage ASN. Sekda juga harus siap menjadi filter dan back up Walikota dan Wakil Walikota,” ujar dia lebih lanjut.
Terpisah, Pengamat Forum Jambi Bangkit, Nasroel Yasir, menyebut, sebagai kota yang tengah sibuk membangun. Sekda Kota Jambi nantinya haruslah sosok yang mengerti dan menguasai Kota Jambi. “Sosok Sekda juga harus menjadi panutan bagi ASN. Karena Sekda adalah pimpinan jabatan tertinggi kepamongan dalam ASN,” kata Nasroel.
Tidak hanya itu, sosok Sekda Kota Jambi menurutnya mestilah bebas dari gonjang ganjing masyarakat dan ASN dibawahnya. “Karena pertimbangan inilah menurut saya, sosok Sekda yang dipilih jangan dari Kota Jambi. Disamping menghindari kecemburuan sosial, juga menghindari gonjang ganjing ditubuh pegawai Pemkot Jambi,” ujar dia.
“Karena Walikota butuh kerja nyaman. Kalau Sekda jadi gonjang ganjing masyarkat, tentu Walikota tidak nyaman,” ungkap dia lagi.
Sebelumnya, Ketua Pansel lelang jabatan Sekda Kota Jambi, Syamsurijal Tan, mengatakan bahwa  saat ini pihaknya  masih menunggu nilai assesment dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Jika nilai tersebut sudah keluar, maka akan langsung digabungkan dengan  nilai Pansel.
Menurut dia, disamping nilai dari LAN, Pansel, kata dia, memiliki kewenangan untuk memberikan nilai sebesar 60 persen yang dinilai dari pemaparan makalah dan hasil wawancara. Denangkan LAN memberikan porsi nilai sebesar 40 persen dari hasil assesment.
Dikatakannya, dari ke enam nama  yang lolos  seleksi administrasi, nilainya rata-rata sangat memuaskan. Enam orang itu yakni, Ir H Budidaya MForSc, Drs H M Ridwan MSi, Subhi SSos MM, Masherudin Wahab SH MSi, Drs HR Erwansyah MM, Drs Syahril Syamingin MM.
Guru Besar Universitas Jambi ini juga memastikan bahwa hasil lelang ini bebas dari intervensi pihak manapun, termasuk Walikota Jambi.  “Pansel benar-benar independen dalam menseleksi calon Sekda ini, bahkan Walikota pun tidak bisa intervensi,” tegas dia.(clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: