Solok Selatan Miliki 22 Titik Blank Spot

0
Ilustrasi No Signal. Foto: Istimewa
SERUPADANG.COM, Padang Aro – Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menyatakan di daerah itu masih terdapat 22 titik “blank spot” atau area belum terjangkau sinyal telephon seluler, tersebar di tujuh kecamatan.

“Untuk mengurangi titik ‘blank spot’ ini kami telah mengajukan permohonan kepada Telkomsel untuk membangun tower Base Tranceiver Station (BTS) di titik tersebut,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Inforkom Kabupaten Solok Selatan Syamsurizal di Padang Aro, Selasa (5/9).

Dia mengatakan usulan dari Solok Selatan disambut baik oleh Telkomsel dan mereka berjanji tahun ini akan membangun tujuh sampai 10 menara BTS.

Akan tetapi, kata dia, pihak Telkomsel sampai sekarang belum melakukan survei ke titik yang akan dibangun BTS tersebut.

“Kita masih menunggu realisasi janji Telkomsel guna pembangunan BTS di Solok Selatan untuk mempercepat pengurangan ‘blank spot’,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk membangun menara BTS pihak ketiga maupun Telkomsel tentu butuh kajian seperti seberapa banyak penggunaan serta ketersediaan jaringan listrik.

Walaupun di satu titik layak dibangun menara BTS, tetapi jika tidak ada listrik maka akan sulit.

Kalau dibangun oleh pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan dana yang besar, seperti menara dengan tinggi 42 meter biayanya mencapai Rp1 miliar.

Oleh sebab itu, kata dia, diupayakan pembangunan menara oleh pihak lain, seperti Telkomsel maupun perusahaan swasta lainnya.

Solok Selatan masuk salah satu daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T) yang masih butuh menara provider.

Di Sumatera Barat masih banyak daerah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, seperti di Kepulauan Mentawai, sebagian Solok Selatan, Pasaman Barat, Pasaman, Sijunjung, Dharmasraya, Limapuluh Kota, dan Kabupaten Solok, terutama di daerah terisolasi yang belum dapat dilewati kendaraan umum. (ant/ara)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: