Temuan Beras Oplosan Masih Diselidiki

0
Pemeriksaan yang dilakukan Tim Satgas ke Gudang Bulog. Foto: Istimewa

SERUJAMBI.COM, JAMBI — Pasca penemuan bungkus karung Bulog yang dijadikan pembungkus beras 50 kg saat inspeksi mendadak (sidak) di gudang beras Srimurti di kawasan Talangbakung, Kota Jambi, tim Satgas Pangan terus mengkaji temuan adanya unsur pidana kasus itu.

Menurut Kasub Satgas Gakkum Pangan Provinsi Jambi AKBP Guntur Syahputra, pelanggarannya dan penyimpangan pidananya masih dikaji.

“Jika ditemukan ada distributor beras yang nakal dan ditemukan adanya pelanggaran, seperti berasnya tidak layak konsumsi tetapi tetap diperjualbelikan ke konsumen akan kita tindak tegas sesuai pidana yang ada,” tandas Guntur, Rabu (30/8).

Terkait karung beras dengan tulisan Bulog, Dia mengimbau kepada distributor beras di Jambi agar tidak membeli karung beras dengan merek tertentu, apalagi merek Bulog.

“Baiknya kasih tahu ke petani di tempat membeli beras agar menggunakan karung beras yang polos, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang bukan-bukan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Guntur juga mengimbau kepada Bulog Jambi agar mengawasi pendistribusian karung beras yang terdapat merek Bulog.

“Pasalnya, fungsi Satgas Pangan melakukan pengawasan dan pembinaan. Jika ditemukan hal-hal terkait adanya penyimpangan atau penimbunan, aparat penegak hukum akan bertindak dengan tegas,” tukas Guntur. (yj02)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: