Terendam Banjir, Satu Sekolah di Kerinci Diliburkan

0
sd banjir
SD di Kerinci yang terendam banjir.
SERUJAMBI.COM, Kerinci – Sekolah Dasar (SD) 182/III di Desa Telun Berasap, Kecamatan Gunung Tujuh, Kerinci, terpaksa diliburkan akibat terendam banjir.
Ardi, salah seorang guru SDN 182/III, mengatakan, setiap musim penghujan datang, guru dan siswa sangat khawatir. Pasalnya, sekolah mereka menjadi langganan banjir. “Kalau sudah hujan, kami sangat khawatir, jelas nantinya air akan memasuki ruangan sekolah, proses belajar mengajar akan berhenti dan diliburkan,” kata Ardi, Selasa (14/11/2017).
Dengan kondisi ini, dia mengharapkan pemerintah daerah dapat mengatasi banjir tersebut dan segera memperbaiki halaman sekolah yang kondisinya rawan bencana banjir tersebut. Selain itu, warga juga mengharapkan adanya bantuan rehab untuk lokal yang rusak.
“Ini karena perencanaan pembangunan sekolah yang kurang baik, akhirnya setiap musim hujan datang tetap saja kondisinya seperti ini (banjir). Sekarang siapa yang harus disalahkan lagi, kami harap pemerintah memperhatikan kondisi ini,” katanya.
Sementara Deki, warga desa setempat berharap anak – anak mereka bisa sekolah dengan aman. Tanpa ada banjir lagi di sekolah. “Katanya pihak sekolah sedang berupaya untuk mencari dana untuk meninggikan halaman sekolah. Kalau dana swadaya tentu tidak bisa,” sebutnya.
Menanggapi ini, Kadis Pendidikan Kabupaten Kerinci, Amri Swarta, mengatakan, ia sudah tahu kondisi itu. Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, bersama para guru yang masuk dalam tim tata kelola. “Kita telah membentuk tim tata kelola dari guru-guru SMK bangunan dan telah dilakukan pengecekan kelokasi. Hasilnya telah dikirimkan ke Kementerian. Sementara diberikan dana yang sifatnya swakelola,” kata Amri.
Dia menyebutkan dana tersebut bersumber dari pemerintah pusat sebesar Rp 280 juta, untuk pembuatan lokal dan pondasi halaman depan. “Karena dana terbatas hanya cukup dua lokal. Tahun depan diusulkan lagi ke pusat, target kita 2019 tingkat kerusakan sekolah di atas 50 persen tidak ada lagi di Kerinci,” pungkasnya.(rzi/clp)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: