Undiksha Cetak 51 Guru Profesional SM3T

0
Undiksha Singaraja Lantik Guru PPG SM3T. (ant)
SERUBALI.COM, Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali, mencetak 51 orang guru profesional sarjana mengajar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (SM3T) dari 19 perguruan tinggi di Tanah Air.

“Total peserta angkatan 2016 yang kami didik ada 105 orang dan sisanya (54 orang) juga akan segera kami lantik tapi menunggu pengumuman kelulusannya,” kata Rektor Undiksha, I Nyoman Jampel, setelah pelantikan 51 guru itu di Rektorat Perguruan Tinggi setempat, Jumat (22/12).

Ke-51 peserta yang dilantik menjadi guru profesional SM3T itu sebelumnya merupakan alumni SM3T 2016 yang telah satu tahun mengabdi di daerah pedalaman Indonesia yang dikenal dengan daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Sebagai penghargaan terhadap pengabdiannya, peserta diberi kesempatan untuk mengikuti pendidikan profesi guru berasrama (PPG berasrama) selama satu tahun secara gratis.

Selama pelaksanaan PPG pasca SM-3T yang telah diselenggarakan oleh Dirjen Dikti, Undiksha selalu dipercaya sebagai penyelenggara dan hingga kini sudah kelima kalinya.

“Kepercayaan yang diberikan ini sebagai salah satu indikator kualitas pendidikan di Undiksha. Tidak semua LPTK diberikan kepercayaan untuk mengelola Pendidikan Profesi Guru (PPG). Prestasi ini tentu membanggakan civitas Undiksha, masyarakat Bali, dan juga Dikti karena telah mampu melahirkan calon guru profesional,” katanya.

Nyoman Jampel juga menyatakan bahwa semakin tahun terjadi peningkatan kualitas dari penyelenggaraan PPG SM-3T di kampus pendidikan terbesar di Pulau Dewata tersebut.

Walaupun demikian, pihaknya tetap mendorong agar prestasi Undiksha dalam penyelenggaraan kegiatan dan program-program kompetitif lainnya terus semakin meningkat.

“Jika peningkatan kualitas terus terjaga, maka akan menguntungkan bagi perkembangan Undiksha bagi Bali, dan juga kemajuan bangsa Indonesia secara umum,” katanya.

Ia menambahkan pendidikan adalah kunci untuk kemajuan suatu bangsa, karena itu lulusan SM3T hendaknya tetap bekerja keras dengan menerapkan empat kompetensi seorang guru.

Sementara itu, Koordinator Program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia (MBMI) Undiksha, Gede Nurjaya, mengatakan bahwa pada PPG SM-3T angkatan V Undiksha diberikan kuota sebanyak 110 orang.’ Namun, peserta yang melapor diri dan mengikuti secara aktif 105 orang yang tersebar pada lima bidang studi yaitu Bahasa Inggris (31), Bahasa Indonesia (28), Bimbingan Konseling (18), Penjaskes (15), dan PGSD (13).

Peserta PPG SM-3T V Undiksha tersebut adalah alumni sarjana pendidikan dari 19 perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Dari jumlah peserta yang aktif tersebut, yang sudah berhasil tuntas dan dilantik saat ini sebanyak 51 orang. “Sisanya lagi 54 orang masih menunggu pengumuman hasil uji kompetensi ulang,” tambah dia. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: