Urgensi Pembangunan Daerah Berbasis Potensi Wilayah

0
Noviana Putri
Oleh: Noviana Putri
Dasar konstitusi Negara Indonesia adalah adalah Pancasila dan UUD 1945, yang dalam alinea keempat disebutkan bahwa pembangunan suatu daerah bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Dalam mewujudkan pembangunan daerah yang sesuai dengan pembukaan UUD 1945 ini maka haruslah sesuai dengan potensi suatu wilayah. Salah satu yang harus diperhatikan oleh pihak pemerintah adalah pembangunan disektor pertanian. Saat ini benyak sekali petani yang mengeluhkan rendahnya nilai jual hasil pertanian, padahal dipasar hasil pertanian tersebut nilai jualnya jauh melambung tinggi. Sebangai contoh adalah para petani pinang di daearah Kuala Tungkal yang  saat ini sedang terpuruk. Pasalnya harga pinang yang dijual ke pengepul hanya berkisar Rp. 18.000,00/per-Kg, padahal dipasar dunia harga pinang berkisar US$800. Rantai perdagangan pinang di Kuala Tungkal diawali dari petani, ditampung oleh pengepul, selanjutnya dikumpulkan ke pedagang besar. Sayangnya pedagang besar di kuala Tungkal dikuasai adalah para warga Negara asing seperti India, Singapura, Banglades, dan Pakistan.
Untuk pemasok pinang dari Negara India biasanya mereka langsung membawa pinang-pinang tersebut kenegara mereka melalui jalur laut. Sedangkan pedagang yang berasal dari Singapura biasanya membawa pinang-pinang dari Kuala Tungkal ke tempat eksportir di Padang, dan Medan, kemudian pinang kering tersebut dibawa ke Singapura untuk diolah menjadi produk setengah jadi dan dipasok ke berbagai Negara Asia Selatan. Hasil dari buah pinang ini biasanya digunakan sebagai permen dengan berbagai rasa yang masyarakat India menggunakannya sebagai pengganti rokok, kosmetik, dan campuran cat. Setiap bulannya 40 kontainer pinang dari Kuala Tungkal diekspor melalui jalur laut menuju keberbagai Negara tujuan. Angka ini tentu bukanlah angka yang kecil, bahkan banyak yang mengatakan Tanjung Jabung Barat adalah Raja Pinang Asia Tenggara karena lebih kurang 150 ribu ton pinang setiap tahunnya mampu dikirim melalui dermaga yang ada di Kabupaten ini. Pedangang Besar yang berasal dari India mengaku, masyarakat India sangat menyukai pinang yang berasal dari Kuala Tungkal. Padalah di India sendiri juga terdapat komiditas pinang namun tidak sebanyak pinang yang ada di Indinesia.
Sayangnya pemerintah tidak melirik potensi ini dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Sejauh ini tidak ada tindakan-tindakan yang dilakukan untuk meningkakan nilai jual pinang. Padahal ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah terkait penanganan pinang ini. Salah satu cara yang bisa dilakukan berupa penanganan ekspor pinang yang dikelola oleh pemerintah daerah, dan langsung di ekspor ke berbagai Negara tujuan. Hal ini dapat memotong jalannya rantai perdagangan pinang di Tanjung Jabung Barat sehingga nilai jual pinang dimasyarakat akan tinggi. Selain itu perlu dukungan dari berbagai pihak baik provinsi, terkhusus mentri perdagangan dalam pengolahan pinang setengah jadi agar nilai jual pinang ini akan jauh meroket. Hal ini juga diharapkan tidak hanya komoditas pinang, namun juga kelapa sawit, kopra, dan karet yang merupakan potensi lokan provinsi Jambi khususnya.
Urgensi pembangunan daerah berbasis potensi ini dinilai sangat penting karena dapat memaksimalkan potensi daerah baik sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam mengelola potensi lokal yang ada dan tidak membiarkan negri ini terus dieksploitasi oleh bangsa asing. Pembangunan daerah berbasis potensi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, meningkatkan nilai jual produk lokal, mengurangi angka kemiskinan, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan APBD, dan menjadikan suatu daerah yang memiliki integritas karna mampu mengolah potensi lokalnya sendiri menjadi produk unggulan. Dengan ini diharapkan pihak pemerintah lebih memperhatikan potensi-potensi yang dimiliki oleh suatu daerah sehingga mempercepatan angka pertumbuhan pembangunan daerah dan tidak memperkaya bangsa asing.
Warga Kuala Tungkal
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: