Warga Pangkalpinang Berharap Pemkot Tertibkan PKL

0
Ilustrasi pedagang kaki lima. Foto: Istimewa
SERUPANGKALPINANG.COM, Pangkalpinang – Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap pemkot menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di badan-badan jalan di Pasar Pembangunan yang pada akhirnya mengakibatkan kemacetan.

“PKL yang berjualan di pinggir jalan membuat jalan semakin sempit sehingga mengakibatkan kemacetan yang membuat risih para pembeli yang ingin berbelanja,” ujar salah seorang warga Kelurahan Ampui Pangkalpinang, Rika, Rabu (4/10).

Selain menyebabkan macet, keberadaan PKL juga dinilai membuat pasar semakin semerawut dan tidak enak dipandang.

“Pasar yang semerawut mengurangi kenyamanan masyarakat untuk berbelanja. Kalau seperti ini bisa-bisa masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar modern,” ujarnya.

Begitu juga dengan warga Kelurahan Gabek Satu, Ria, yang mengatakan PKL yang jumlahnya semakin banyak menyebabkan macet parah.

“Kemacetan di sekitar pasar ini tidak bisa diatasi jika PKL tidak ditertibkan,” katanya.

Menurut dia, keramaian aktivitas di pasar memang tidak bisa dihindari, namun ruas jalan yang menjadi fasilitas umum tidak boleh digunakan oleh pedagang untuk kepentingan pribadinya sehingga mengorbankan kenyamanan warga lain.

“Jalan itu fasilitas umum. Pedagang tidak menyadari hal tersebut dan memakai badan jalan untuk kepentingan sendiri tanpa menghiraukan kenyamanan warga termasuk para pengunjung pasar,” katanya.

Ia berharap PKL yang menempati sisi jalan di Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang segera ditertibkanagar kemacetan bisa dihindari.

“Pemerintah seharusnya bisa menertibkan PKL misalnya dengan membuatkan tempat khusus sehingga tidak ada lagi yang berjualan di badan jalan,” ujarnya. (ara/ant)

Loading Facebook Comments ...
loading...