‎Pasar Ikan Parit Satu Makin Kumuh 

0
SERUJAMBI.COM,Kualatungkal – Bagi sebagian besar masyarakat Kabupaten  Tanjab Barat, pasti  mengenal Pasar Satu Kualatungkal. Pasar ini merupakan salah satu pasar yang menjual hasil laut dari nelayan. Di pasar inilah biasanya masyarakat Kota Kualatungkal dan dari luar daerah membeli berbagai bahan makanan laut.
Tapi sayangnya, kondisi Pasar Parit Satu saat ini kian kumuh. Jalan yang membelah pasar, sudah seperti kubangan. Di sepanjang jalan di pasar tersebut, tergenang air yang berwana hitam. Pengunjung dan pengendara yang melintas, harus ekstra hati-hati. Jika tidak maka bisa saja kaki mereka akan tercebur dalam kubangan air hitam tersebut.
Kondisi yang kumuh di Pasar Parit Satu itu, menjadi keluhan tersendiri masyarakat. Walaupun status dan keberadaan Pasar tradisional di Jalam Parit Satu kelurahan Tungkal IV kota, kecamatan Tungkal ilir inu belum resmi ‎diakui oleh Pemerintah daerah, tapi setidaknya pemkab mau memprihatinkan kondisi pasar. Karena pasar itu sudah menjadi pusat perekononian masyarakat bertahun tahun.
Salah satu warga Bujang (46), mengatakan, kondisi pasar yang sudah berjalan hampir 10 tahun ini, memang belum pernah mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Dari jalan hingga fasilitas lain juga belum pernah ada bantuan.
Padahal kata Bujang, para pedagang yang sebagian besar warga setempat sudah melakukan kewajiban seperti membayar retribusi, baik ritribusi pasar, kebersihan hingga pajak.
“Kita ikuti semua aturan, karena kami para pedagang disini mau berbisnis dan mencari makan,” ujarnya.
Bujang juga memaparkan, adanya informasi jika pasar parit satu akan dipindahkan ke jalan Harapan tepatnya di dekat gedung Unja, menurutnya hanya membuang buang anggaran saja. Pasalnya, selain lokasi yang kurang strategis, pasar parit satu juga tidak akan bisa dipindahkan.
“Kita tahu, hampir seluruh pedagang adalah warga sekitar. Lapak-lapak yang mereka gunakan juga dihalaman rumah mereka,” katanya.
Pendi, salah satu pedagang lainnya mengatakan, aanggaran memindahkan pasar sesuai rencana Pemkab, lebih baik di gunakan untuk pembangunan jalan dan drainase pasar parit satu. Sebab kondisi pasar memang sudah sangat kumuh sekali.
“Setidaknya itu bentuk perhatian khusus pemkab, dan bukan hanya pedagang, pengunjung juga akan merasa nyaman berbelanja. Dan intinya roda perekonomian warga akan lebih lancar dan mudah,” harapnya.
Sementara itu, Ibu Inur, salah satu pedagang sayur sayuran juga berharap, adanya perbaikan jalan dan pembangunan drainase di jalan parit satu. Ia mengaku jika ia siap merelakan tanahnya jika nantinya terkena pembangunan jalan atau drenase.
“Walaupun hanya kabar angin, kami sudah merasa senang, apa lagi itu terealisasi. Kami siap menghibahkan halaman kami jika memang itu harus. Semua ini demi kenyamanan bersama,” harapnya. (Iis)
Loading Facebook Comments ...
loading...
Hosting Unlimited Indonesia MEDIA PARTNER: